Cara Lengkap Budidaya Alpukat Beserta Manfaatnya Bagi Kesehatan

| |

Cara Lengkap Budidaya Alpukat Beserta Manfaatnya Bagi Kesehatan – Alpukat atau avokad merupakan tumbuhan yang berasal dari Meksiko juga Amerika Tengah. Akan tetapi pada saat ini alpukat banyak dibudidayakan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah untuk dijadikan sebagai tanaman perkebunan monokultur juga sebagai tanaman pekarangan pada daerah tropika lain di seluruh dunia.

Di dalam buah alpukat terdapat kandungan lemak tinggi, namun tidak akan berbahaya jika dikonsumsi sesuai kebutuhan serta tidak berlebihan.

Sebab lemak pada buah ini merupakan lemak tak jenuh tunggal yang merupakan lemak baik, sehingga tetap aman dikonsumsi dalam porsi pas.

Di Negara Indonesia terdapat 5 jenis alpukat banyak di pasarkan yakni alpukat wina, miki, mentega, kendil dan pluwang. Jenis – jenis tersebut sangat cocok ditanam di Indonesia sebab sesuai dengan iklimnya.

Cara Budidaya Alpukat

Cara Budidaya Alpukat

Untuk memulai cara budidaya alpukat dapat dilakukan pada lahan terbuka ataupun pot. Jika ditanam di pot, alpukat dapat berbuah saat berusia sekitar 2 – 3 tahun.

Sedang untuk ditanam pada lahan, alpukat jenis wina yang dibudidayakan dengan cara sambung pucuk atau okulasi bisa berbuah antara 2- 3 tahun dan pemanenan dapat dilakukan pada saat memasuki usia 4 – 5 tahun.

Namun jika budidaya dikerjakan melalui biji tumbuhan akan berbuah saat berusia 10 – 15 tahun. Berikut adalah cara budidaya alpukat.

Syarat tumbuh tanaman alpukat

Cara budidaya alpukat pertama yakni menyesuaikan suhu atau cuaca di mana alpukat akan di tanam. Alpukat tergolong tanaman kuat juga tahan terhadap cuaca dingin hingga -7 derajat celcius. Namun suhu yang direkomendasikan yakni 12,8 – 28,3 derajat celcius.

Pilihlah lokasi penanaman dengan ketinggian 5 – 1500 meter di atas permukaan laut. Tanaman ini dapat tumbuh pada dataran rendah ataupun dataran tinggi. Namun, tanaman alpukat dapat tumbuh subur dengan hasil memuaskan pada ketinggian 200 hingga 1000 meter di atas permukaan laut.

Penentuan tipe tanah pada tanaman alpukat pun menjadi sangat perlu untuk mempertahankan keberlangsungan perkembangan alpukat, tipe tanah yang disarankan berupa tanah lempung, lempung liat dan lempung endapan.

Sedangkan untuk keasaman tanahnya mempunyai angka ph 5,6 sampai 6,4. Apabila keasaman tanah berada di bawah angka 5,5 maka tanaman akan terjangkit keracunan.

Curah hujan minimun yang diperlukan oleh talpukat adalah 750 hingga 1000 mm per tahun. Alpukat dapat saja ditanamdi lokasi dengan curah hujan sedikit dengan syarat tanaman di tanam pada kedalaman air tanah dengan kedalaman 2 meter.

Agar menciptakan buah alpukat baik ketika di panen nanti, tanaman alpukat wajiblah ditanam pada lokasi dengan pancaran terik matahari secara langsung dengan kisaran 40 hingga 80 persen.

Cara Menanam Buah Kiwi Di Indonesia Dengan Mudah

Pemilihan bibit alpukat

Pemilihan bibit alpukat

Langkah berikutnya dalam cara budidaya alpukat yakni pemilihan bibit. Pembibitan dapat dilakukan melalui proses vegetative seperti cangkok atau dengan generative yaitu melalui biji. Berikut langkah dalam pemilihan bibit :

Memilih bibit dengan cangkok

  • Pilihlah cabang pohon alpukat yang subur, tidak mempunyai banyak cabang baru, usianya pas tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda.
  • Carilah cabang yang tidak memiliki riwayat terserang penyakit/serangan hama, pilihlah cabang dengan rasa manis pada buahnya.
  • Setelah cabang didapat maka potong di bagian pangkal cabang sekitar 3 cm dari cangkokan ketika sudah mempunyai akar.
  • Selanjutnya tanam cabang tersebut pada polybag semai namun penutup cangkokan dibiarkan terbuka.
  • Tempatkan bibit alpukat pada tempat teduh serta hindari terkena sinar matahari langsung.
  • Siram tanaman secara teratur dan beri perawatan lainnya sampai bibit mempunyai banyak akar lalu siap dipindahkan.

Memilih bibit dari biji

  • Hal pertama yang harus dilakukan dalam memilih bibit dari biji yakni melakukan penyemaian dengan mengambil biji dari alpukat yang sudah tua.
  • Jemur biji tersebut selama kurang lebih 3 jam.  Lalu semai pada polybag.
  • Lakukan perawatan pada biji hingga tumbuh dengan ketinggian sekitar 1 meter untuk selanjutnya dipindahkan di lahan tanam yang telah disiapkan

Langkah penanaman alpukat

Setelah bibit alpukat didapat dan disemai, maka selanutnya yaitu penanaman alpukat pada lahan. Sebaiknya lakukan penanaman saat awal musim hujan sehingga tanah dan lubang tanam tidak mengalami penurunan tanah. Berikut adalah langkah yang harus dilakukan dalam proses penanaman :

  • Pertama-tama, lakukan penggalian kembali lubang tanam sudah ditutup sebesar ukuran wadah bibit
  • Selanjutnya, ambillah bibit alpukat yang sudah disemai pada polybag dengan memotong polybag-nya secara disayat dengan hati – hati untuk menjaga gumpalan tanah tetap utuh.
  • Kemudian, masukkan bibit ke dalam lubang setinggi leher batang, lalu timbun dan diikatkan ke ajir (semacam potongan kayu yang ditancapkan di tanah sebagai penopang tanaman).
  • Terakhir berikan semacam naungan untuk menghindari pancaran terik matahari langsung, terpaan angin yang menghadang ataupun guyuran air hujan. Naungan tersebut dibuat miring kebawah kearah barat, naungan ini dapat dilepas setelah tanaman telah tumbuh kira-kira 2 hingga 3 minggu.

Langkah perawatan tanaman alpukat

Langkah perawatan tanaman alpukat

Seperti halnya tanaman lain, alpukat juga memerlukan perawatan agar mendapat hasil panen yang diinginkan. Adapun langkah – langkah dalam merawat tanaman alpukat sebagai berikut :

Penyiraman

Lakukan penyiraman menggunakan air bersih dengan rutin sehari dua kali setip pagi juga sore hari pada bibit yang baru ditanam. Sebab bibit tersebut memerlukan banyak air, tetapi jika musim hujan dan turun hujan setiap harinya maka tidak perlu melakukan penyiraman.

Penyiangan

Melakukan penyiangan pada gulma atau tanaman pengganggu sangat perlu dilakukan sebab jika tidak dicabut maka gulma akan mengganggu pertumbuhan dan perkembangan tanaman alpukat.

Pemupukan

Pemberian pupuk secara teratur sejumlah 4 kali dalam satu tahun sesuai dengan jumlah pupuk yang disediakan dan berdasarkan kepada usia tanaman. Disarankan, untuk menggunakan pupuk urea, tsp dan kcl.

Pemanenan alpukat

Dalam melakukan pemanenan alpukat, maka pemilik haruslah sabar karena seandainya menanam dengan memakai metode melalui biji, maka tanaman buah alpukat mulai berbuah setelah berumur 10 hingga 15 tahun.

Namun untuk penanaman dengan menggunakan cara vegetatif yakni berupa cangkok, bisa sedikit menanti lebih sebentar, yakni sekitar 5 hingga 8 tahun. Buah alpukat akan dapat diunduh setelah 6 hingga 7 bulan setelah bunga buah mekar.

Pada biasanya, buah alpukat dipanen bisa hanya dengan memakai tangan saja dengan menggunakan cara memanjatnya, tetapi bisa juga memakai alat berupa galah untuk mengambil buah yang susah dijangkau dengan tangan saja.

Cara Menanam Manggis Dari Biji Agar Cepat Berbuah

Manfaat alpukat untuk kesehatan

Manfaat alpukat untuk kesehatan

Setelah melakukan penanaman pada alpukat, berikut manfaat alpukat bagi kesehatan yang harus diketahui :

Memelihara kesehatan jantung

Di dalam buah alpukat terdapat kandungan lemak sehat, protein, serat, serta aneka vitamin dan mineral yang bagus untuk jantung. Pola makan tinggi buah serta sayuan, tergolong buah alpukat, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) juga meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.

Kolesterol LDL yang terlalu tinggi kurang baik untuk kesehatan karena dapat mengakibatkan sumbatan di pembuluh darah jantung dan memicu penyakit jantung. Oleh karena itu, buah alpukat baik dimakan untuk memantau kadar kolesterol dan manfaat alpukat  menjaga kesehatan jantung.

Mengontrol tekanan darah

Manfaat alpukat untuk kesehatan kaya akan kalium berguna untuk memantau tekanan darah dan menghindarkan tekanan darah tinggi (hipertensi). Kalium juga baik untuk mengatur irama jantung supaya tetap teratur.

Mengurangi resiko kanker

Salah satu makanan sehat untuk menurunkan risiko terjadinya kanker ialah sayuran serta buah-buahan, tergolong manfaat alpukat untuk kesehatan. Ini karena buah alpukat mengandung beraneka nutrisi dan antioksidan, seperti asam oleat, vitamin C, vitamin E, dan lutein, yang bagus untuk menghambat perkembangan sel kanker.

Selain pada buahnya beraneka macam zat mempunyai sifat antikanker juga terdapat pada bijinya. Namun, efektivitas manfaat alpukat satu ini masih perlu penelitian lebih lanjut.

Previous

Cara Menanam Dan Merawat Kaktus Untuk Hiasan Rumah

Cara Mudah Budidaya Kayu Manis Tanaman Rempah

Next

Leave a Comment