Cara Mudah Budidaya Kayu Manis Tanaman Rempah

| |

Cara Mudah Budidaya Kayu Manis Tanaman Rempah – Kayu manis merupakan salah satu jenis tanaman rempah – rempah penghasil rasa manis pedas. Rempah ini memiliki aroma manis pedas, kayu manis ini adalah salah satu jenis bumbu makanan tertua yang telah dipakai oleh manusia.

Masyarakat mesir kuno telah menggunakannya sejak 5.000 tahun lalu yang disebutkan dalam kitab perjanjian lama.

Selain untuk menyedapkan makanan, kayu manis juga memiliki manfaat sebagai suplemen berbagai penyakit dengan mencampurkan madu semisal sebagai pengobatan penyakit radang sendi, kulit, jantung serta perut kembung.

Cara Budidaya Kayu Manis

Cara Budidaya Kayu Manis

Terdapat beberapa jenis kayu manis dijual di pasaran dan di antaranya memiliki kelebihan serta kekurangannya masing – masing yakni kulit manis ceylon sangat sering hanya memakai kulit bagian dalam yang lebih tipis, lebih mempunyai kesejukan, kurang padat, lebih beraroma, dan lebih halus dalam rasa daripada kasiavera.

Kasiavera mempunyai rasa lebih kuat ( lebih pedas) dibanding kulit manis sri lanka dan biasanya berwarna merah kecoklatan sedang hingga ringan, keras dan bertekstur kayu, serta lebih tebal (2–3 mm (0,079–0,12 inci) dan memakai seluruh lapisan kulitnya.

Untuk dapat menanam kayu manis tidak begitu rumit, berikut adalah cara budidaya kayu manis :

Syarat tumbuh kayu manis

Berdasarkan syarat tumbuhnya, pertumbuhan kayu manis dapat secara maksimal apabila memenuhi persyaratan berikut :

Ketinggian tempat

Beberapa tipe kayu manis dapat tumbuh pada ketinggian hingga 2.000 meter diatas permukaan laut (m dpl), tetapi c burmanni akan berproduksi baik bila ditanam didaerah dengan ketinggian 500 – 1.500 m.dpl.

Bila ditanam di daerah kurang dari 500 m dpl, tanaman bisa berkembang sangat cepat tetapi kualitas kulit kayunya rendah yakni ketebalan kulit dan baunya berkurang bila dibanding jika jika ditanam di daerah yang lebih tinggi. Untuk tipe c zeylanicum, tumbuh baik pada ketinggaian antara 0 – 500 m dpl.

Iklim

Tanaman kayu manis dapat tumbuh baik saat ditanam di daerah beriklim tropis basah. Di negara Indonesia sendiri hampir seluruh wilayahnya beriklim tropis basah. Faktor iklim yang wajib diperhatikan ialah:

a) curah hujan, jenis rempah satu ini menyukai hujan merata sepanjang tahun dengan jumlah cukup yakni sekitar 2.000-2.500 mm/tahun, jika curah hujan terlalu tinggi akan berakibat pada hasil rendemennya rendah;

b) suhu, kayu manis bisa berkembang baik pada suhu rata-rata 25 derajat celcius dengan batas maksimum 27 derajat celcius dan batas minimum 18 derajat celcius;

c) kelembaban, kayu manis mampu berkembang dengan baik pada kelembaban 70-90%, semakin tinggi kelembaban, perkembangan tanaman akan semakin baik;

d) sinar matahari, akan berakibat terhadap proses fotosintesis tanaman. Kayu manis membutuhkan membutuhkan sinar mata hari sekitar 40-70%.

Cara Menanam Kencur Dalam Pot Dengan Hasil Melimpah

Kondisi tanah

Tipe tanah yang sangat pas untuk perkembangan kayu manis ialah tanah yang banyak terkandung humus, remah, berpasir dan mudah menyerap air seperti latosol.

Namun selain itu kayu manis juga dapat tumbuh pada tipe tanah andosol, podsolik merah kuning dan mediteran. Keasaman (ph) tanah yang cocok untuk kayu manis ialah ph 5,0 – 6,5.

Persiapan lahan tanam kayu manis

Persiapan lahan tanam kayu manis

Lahan untuk penanaman kayu manis wajib bersih dari semak dan gulma. Sisa perakaran dibersihkan dari lahan, kemudian lahan dicangkul sejumlah dua kali supaya tekstur tanah gembur.

Kedalaman pencangkulan minimal 20 cm. Semakin dalam pencangkulan, maka perkembangan tanaman akan semakin baik terutama di lokasi pembuatan lubang tanam, setelah dicangkul, tanah diratakan balik.

Ketika menggunakan sistem penanaman monokultur, maka jarak tanam sebaiknya agak rapat, sedang untuk penanaman sistem tumpangsari jarak tanam sebaiknya diperlebar (3 m x 3 m atau 4 m x 4 m).

Khusus untuk lahan miring, setelah lahan dibersihkan dari semak belukar, gulma dan dicangkuli, maka tanah diratakan dengan cara dibuat kontur atau teras untuk menghindarkan erosi.

Teras dibuat sesuai dengan jarak tanam yakni dengan lebar sekitar 1,5  –  2 meter. Setelah ditentukan jarak tanamnya, kemudian lahan diberi ajir sebagai tanda letak lubang tanaman. Pembuatan lubang tanam idealnya yakni berukuran 50cm x 50cm x 50cm atau 40cm x 40cm x 40cm.

Tanah galian ada baiknya dipisahkan antara sebelah atas dan bagian bawah, batu atau sisa akar yang masih berada pada tanah galian dibersihkan. Selanjutnya lubang tanam dibiarkan terbuka selama 1-2 bulan.

Tutup kembali lubang tanah dengan tanah galian setelah dibiarkan selama 1 – 2 bulan. Namun sebelum dimasukkan, tanah galian bagian bawah digabung dulu dengan pupuk kandang sejumlah 20-30 kg/lubang.

Masukkan sebelumnya tanah galian bagian bawah, lalu disusul dengan tanah sebelah atas. Penutupan lubang ini dikerjakan menjelang musim penghujan.

Persiapan bibit tanaman kayu manis

Bibit kayu manis dapat berasal dari; 1) bibit asal biji, yang akan ditanam sebisa mungkin sudah berusia 8-12 bulan di pesemaian, selanjutnya dicabut pelan-pelan dengan menyertakan tanah pada perakaran bibit; 2) bibit asal tunas yakni tunas yang telah ditebang dapat ditanam di kebun setelah ditumbuhi akar.

Selain berakar tunas ini tingginya wajib sudah mencapai 50-60 cm (jika terlalu tinggi tunas tidak tahan dengan hembusan angin). Setelah dipisahkan dari batang pokoknya, tunas wajib diberi perlakuan supaya tidak mati atau kering sebelum ditanam, yakni dengan membungkus bagian perakaran tunas dengan tanah.

Bibit dari tunas wajib sehat, daunnya dalam kondisi tua dan umurnya minimal enam bulan; dan 3) bibit asal stek, wajib sehat, mempunyai perkembangan bagus dan mempunyai tinggi sekitar 50-60 cm.

Penanaman kayu manis

Penanaman kayu manis

Dalam budidaya tanaman kayu manis, ada dua metode yang umum ditempuh oleh pembudidaya. Yakni metode monokultur dan tumpang sari. Pada metode monokultur, lahan tanam hanya ditanami dengan satu tipe tanaman berjarak sekitar 1,5 meter.

Sedangkan, dengan metode tumpang sari, sistem penanaman melakukannya dengan menanam lebih dari dua tipe tanaman. Jarak penanaman dengan metode berikut juga jauh melebar yakni sekitar 2 x 2 m hingga 5 x 5 cm.

Mengingat tanaman kayu manis lebih menyukai daerah yang memiliki curah hujan tinggi, maka penanaman tanaman kayu manis diusahakan sewaktu musim hujan.

Pemindahan benih semai ke lahan tanam yang lebih merata dlakukan dengan meletakkannya pada lubang tanam lalu ditutup rapat dengan maksud agar tanaman tahan dari terpaan angin.

Pasang pula ajir atau sanggahan untuk tanaman yang baru ditempatkan. Kebanyakan pembudidaya melakukan pengguguran daun dari tanaman semai jika jumlah daunnya terlalu banyak. Tanaman dengan jumlah daun terlalu banyak akan mempercepat penguapan.

Cara Menanam Merica Di Halaman Rumah Agar Berbuah Lebat

Perawatan tanaman kayu manis

Ketika tanaman selesai ditanam maka langkah selanjutnya dalam cara budidaya kayu mais yakni melakukan perawatan, di antaranya :

Penyulaman tanman

Setelah bibit ditanam, tak selurunya dapat berkembang sempurna. Bibit yang perkembangannya tidak baik atau mati wajib segera diganti dengan bibit baru.

Penyulaman dikerjakan setelah tanaman ditanam sekitar tiga bulan, tetapi waktu paling jitu untuk penyulaman ialah saat musim penghujan.

Penyiangan gulma

Tujuan dari dilakukannya proses penyiangan ialah menghindari adanya persaingan perkembangan antara gulma dengan tanaman kayu manis.

Proses ini disarankan untuk dikerjakan secara teratur dalam kurun 3 bulan sekali semenjak tanaman berumur 2 tahun. Apabila tanaman sudah mencapai 4 tahun, proses penyiangan bisa dikerjakan dalam kurun enam bulan sekali saja.

Penggemburan tanah dan pembubunan

Langkah penggemburan tanah ini dikerjakan sebelum proses pembubunan dan pemupukan. Pada proses ini, tanah digemburkan dengan maksud untuk membuat kandungan hara pada tanah terus bertambah. Begitu juga supaya unsur hara semakin terserap dengan baik oleh tanah.

Kemudian proses pembubunan dikerjakan jika ada akar tanaman yang tidak sempurna tertutup oleh tanah. Tujuan dari pembubunan ini ialah untuk mencegah akar dari penyakit atau ama yang dapat menghambat perkembangan bahkan mematikan tanaman kayu manis.

Pemupukan

Tanaman kayu manis juga memerlukan pupuk sebagai nutrisi tambahan perkembangannya. Jenis pupuk yang dipakai jugabeda jauh dengan pupuk pada tanaman lain seperti pupuk UREA, TSP, KCL, dan NPK. Waktu yang rekomendasi dalam pemberian pupuk saat usia tanam mencapai 4 bulan sejumlah 2 kali per tahunnya, dan usahakan untuk dikerjakan pada awal dan akhir musim hujan. Pemberian pupuk dapat disediakan di dekatan tanaman atau melalui lubang tugalan.

Penjarangan tanaman

Dilakukannya penjarangan untuk menghindari perkembangan tanaman yang terlalu rapat serta membantu supaya tanaman tumbuh dengan lurus.

Cara penjarangan yang tepat dikerjakan dnegan menebang tanaman memakai parang ketika ketinggian tanaman sekitar 30 cm. Usia tanaman yang rekomendasi untuk dikerjakan penjarangan ialah saat mencapai 6 tahun dan 10 tahun.

Pemanenan kayu manis

Pemanenan kayu manis

Hal paling dinanti dalam cara budidaya kayu manis yaitu pemanenan. Kayu manis bisa mulai diunduh pada usia 6-12 tahun dan bagian yang diunduh ialah kulit pohon. Jika tanaman berumur semakin tua, maka kulitnya juga akan semakin tebal.

Tetapi pemanenan paling tepat saat dimanfaatkan sebagai minyak atsiri, tanaman kayu manis justru akan mengeluarkan aroma terbaiknya jika usianya semakin tua hingga 20 tahun.

Tanda-tanda ketika tanaman sudah siap untuk diunduh berupa daun yang bermetamorfosis hijau tua, kulit mudah terkelupas, dan peredaran getahnya cukup banyak.

Kemudian, dalam memanen yakni ketika musim hujan akan berakhir, sehingga kayu yang dijemur bisa memperoleh penyinaran matahari yang sesuai untuk proses pengeringan.

Untuk tekniknya, ada tiga tipe teknik yakni teknik situmbuk, teknik tebang sekaligus, dan teknik batang dipukul lalu ditebang.

Di indonesia, teknik panen dengan menggunakan cara tebang sekaligus lebih umum dikerjakan oleh pembudidaya tanaman kayu manis. Pada proses ini, tanaman ditebang mendekati pangkal batang, baru selanjutnya kulitnya dikelupas.

Pasca panen kayu manis

Pengolahan termasuk dalam rangkaian dari kegiatan pasca panen kayu manis. Pengolahan tujuannya untuk memtemukan produk kayu manis yang siap diperdagangkan.

Kegiatan pengolahan sangat perlu sebagai lanjutan setelah kulit kayu manis diunduh dan kemudian diproses supaya menjadi produk siap jual.

Untuk menciptakan produk siap jual, maka pengolahan wajib melakukannya dengan baik supaya menemukan produk bermutu baik karena akan berpengaruh pada tingkat harga jual.

Kulit yang tidak bersih dan penjemuran kurang berhasil dapat memicu kulit kayu manis berjamur, hal ini akan berakibat pada kualitas produk rendah dan harga yang ditawarkanpun juga rendah.

Sebagai produk perdagangan, terdapat beberapa bentuk produk kayu manis antara lain berupa kulit kayu, minyak asiri, oleoresin dan bubuk kayu manis.

Previous

Cara Lengkap Budidaya Alpukat Beserta Manfaatnya Bagi Kesehatan

Cara Menanam Sayur Kailan Asal Tionghoa Serta Manfaat Untuk Kesehatan

Next

Leave a Comment