Cara Budidaya Mengkudu Supaya Berbuah Lebat

| |

Cara Budidaya Mengkudu Supaya Berbuah Lebat – Mengkudu atau orang Aceh menyebutnya dengan keumeudee, di Jawa disebut pace, kemudu, kudu. Tanaman ini berasal dari daerah Asia Tenggara.

Biasanya masyarakat Betawi menggunakan daun muda dari tanaman ini untuk membuat nasi goring betawi. Namun apabila salah memetik daun yang sudah tua maka rasa nasi goring dapat berubah menjadi pahit.

Lain lagi dengan masyarakat Aceh, biasanya masyarakatnya menggunakan buah mengkudu sebagai sayur dan rujak. Sedangkan daunnya digunakan untuk bahan membuat nicah peugaga yang sering disajikan dalam menu wajib buka puasa.

Oleh sebab itu mengkudu banyak ditanam di area rumah oleh warga Aceh. Selain sebagai bahan masakan, buahnya sering digunakan sebagai bahan obat – obatan.

Cara Budidaya Mengkudu

Tanaman ini memiliki banyak sekali khasiat bagi kesehatan mulai dari buah, daun, akar bahkan batangnya. Terutama bagian buahnya berguna sebagai obat herbal yang dapat dipakai untuk mengatasi beberapa penyakit seperti untuk obat tekanan darah tinggi, beri-beri, radang ginjal, radang empedu, radang usus, radang amandel.

Menghambat perkembangan tumor,menghambat sel yang menjadi pemicu kanker, melancarkan kencing, disentri, sembelit, nyeri limpa, limpa bengkak, sakit lever, liur berdarah, kencing manis (diabetes melitus), cacingan, cacar air, kegemukan (kelebihan berat badan), sakit pinggang (lumbago), sakit perut (kolik).

Dapat mengatasi perut mulas karena masuk angin, kulit kaki terasa kasar (penghalus kulit), menghilangkan ketombe, antiseptik, peluruh haid,pembersih darah dan rebusan buah serta kulit batang atau akar dapat dipakai dipakai untuk mencuci luka dan ekzema.

Pengolahannya bisa secara tradisional dalam bentuk langsung dimakan, diolah menjadi jamu herbal hingga secara modern dalam bentuk jus, sari buah, conditioner hingga kapsul mengkudu.

Cara Menanam Buah Zaitun Agar Berbuah Lebat

Langkah budidaya mengkudu

Cara budidaya mengkudu dikerjakan secara generatif yaitu dengan memakai biji dari buah mengkudu. Untuk memperoleh biji buah mengkudu dapat memakai buah mengkudu yang sudah masak.

Kemudian, biji buah dijemur hingga kering selama 6-7 hari, baru kemudian bisa dikerjakan proses penyemaian sebagai berikut :

  • Siapkan media tanam berupa tanah lembut dan pupuk kandang.
  • Siapkan juga tray semai sebagai wadah penyemaian.
  • Kemudian campur secara merata media tanam tadi.
  • Setelah itu masukkan media ke dalam tray semai hingga padat dan penuh.
  • Kemudian buat lubang tanam sedalam 0,5 – 1 cm.
  • Sebelum benih ditanam ada baiknya pilih biji yang padat dan berat.
  • Kemudian tanamkan biji ke dalam setiap lubang tanam hingga semua tray semai terisis penuh.
  • Lakukan penyiraman supaya media lembab.
  • Letakkan di tempat yang sejuk dan dapat menghindari paparan air hujan langsung.
  • Setelah hitungan hari benih akan berkecambah.
  • Lakukan pemeliharaan rutin hingga bibit siap ditempatkan ke lapangan.

Persiapan lahan tanam

Tanaman mengkudu dapat tumbuh di lahan bekas perkebunan, ladang, sawah, dan hutan. Langkah yang perlu dilakukan, yaitu membersihkan lahan dari sisa-sisa tanaman jika akan ditanam di bekas hutan dan perkebunan. Lahan wajib diolah dengan hati-hati supaya humus tidak rusak.

Selanjutnya, wajib menaburkan kapur dolomite ke tanah dan tidak ada tindakan selama 7—14 hari. Keuntungan dari pengapuran tersebut adalah tanah menjadi gembur, menurunkan beberapa zat beracun, dan menurunkan hilangnya unsur hara.

Lubang tanam dalam cara budidaya mengkudu dapat dibuat dengan masing-masing ukuran panjang, lebar, dan dalam 40 cm. Jarak yang bisa dibuat sebagai lubang tanam mengkudu ialah ukuran 3m × 4m atau 4m × 4m.

Namun, jarak tanam budidaya mengkudu dapat diperlebar pada lahan yang miring dan tanah yang lebih subur.

Penanaman bibit

Setelah  bibit berusia tiga bulan bibit bisa ditempatkan ke lahan pertanian. Buka plastik polibag secara hati-hati jangan sampai melukai akar tanaman.

Kurangi daun pada bbit sejumlah 1/3 untuk menurunkan penguapan. Bibit ditanam tegak lurus dan ditimbun dengan tanah. Padatkan tanah disekitar bibit dan lakukan penyiraman.

Langkah perawatan

Cara budidaya mengkudu termasuk standar seperti tanaman tipe lain. Perawatannya  dapat melakukannya dengan penyiangan tanaman yang bisa dikerjakan sebulan sekali atau berdasarkan intensitas gulma.

Penggemburan tanah yang bisa dikerjakan bersamaan dengan penyiangan, pengairan yang dikerjakan secara teratur dan jangan sampai air kering.

Pemupukan yang bisa melakukannya dengan memberikan baik pupuk organik maupun pupuk anorganik, proses membentuk pohon dengan mengurangi ckakak atau ranting yang rimbun dan tidak sehat dan proteksi tanaman terhadap hama dan penyakit.

Pemanenan

Buah mengkudu dapat dipenen sekitar umur 2-3 tahun setelah tanam. Satu setengah bulan setelah muncul bunga, buah mengkudu masak siap untuk diunduh. Dalam satu bulan dapat dikerjakan pemanenan hingga 8 kali pemetikan.

Mengkudu dapat berproduksi terus menerus sepanjang tahun. Pemanenan yang terlambat bisa menjadi pemicu buah jatuh ke tanah dan membusuk.

Pemanenan sebisa mungkin dikerjakan pada pagi atau sore hari dengan memetik buah mengkudu yang telah masak dengan memakai tangan. Hasil panen wajib segera diproses atau diolah supaya buah tidak rusak atau busuk.

Manfaat Buah Mengkudu

Secara menyeluruh mengkudu merupakan buah bergizi lengkap. Zat nutrisi yang diperlukan tubuh, seperti protein, viamin, dan mineral penting, tersedia dalam jumlah cukup pada buah dan daun mengkudu.

Selenium, salah satu mineral yang ada pada mengkudu merupakan antioksidan yang hebat. Oleh karena banyaknya kandungan nutrisi pada mengkudu, maka banyak pula manfaatnya yang dapat diperoleh oleh tubuh, antara lain :

Panduan Lengkap Cara Menanam Melon di Polybag

Mencegah kanker

Penelitian awal memperlihatkan bahwa manfaat buah mengkudu dengan mengambil 6-8 gram buah setiap hari dapat meningkatkan fungsi fisik, kelelahan, dan rasa sakit pada pengidap kanker stadium lanjut. Namun, buah ini masih terlihatnya tidak menurunkan ukuran tumor.

Mengatasi kerusakan tulang

Manfaat buah mengkudu dapat diperoleh dengan mengonsumsi jus buah mengkudu dengan fisioterapi selama 4 minggu dapat menurunkan nyeri leher dan meningkatkan fleksibilitas leher. Namun, pengobatan dengan fisioterapi saja dapat menimbulkan rasa sakit.

Menurunkan tekanan darah tinggi

Untuk memperoleh manfaat buah mengkudu dapat dilakukan dengan meminum empat ons jus mengkudu (tahitian noni) tiap hari selama sebulan bisa membantu menurunkan tekanan darah.

Mengurangi mual pasca operasi

Meski tidak dapat menghentikan gejala muntah-muntah secara langsung, tetapi manfaat buah mengkudu dapat menurunkan rasa mual pasca operasi.

Efek Samping Buah Mengkudu

Jus buah mengkudu mempunyai efek samping. Karena tidak banyak penelitian pada manusia yang mengevaluasi dosis dan efek sampingnya.

Sebagai contoh, satu penelitian kecil pada orang dewasa sehat memperlihatkan bahwa minum hingga 25 ons (750 ml) jus buah mengkudu per hari aman.

Agar dapat menghindari efek samping yang rawan bahaya, ada baiknya teliti sebelum mengonsumsi beberapa obat herbal, tergolong mengkudu, terutama jika:

Ibu hamil dan menyusui

Sejak dahulu kala, mengkudu terbukti bisa berakibat buruk untuk janin. Hindari buah ini jika sedang mengandung. Meski belum ada penelitian yang membuktikannya, lebih bagus hindari juga mengonsumsi mengkudu jika sedang menyusui.

Memiliki kadar kalium tinggi

Di dalam buah mengkudu terdapat kalium cukup tinggi, sehingga mengonsumsinya bisa meningkatkan kadar kalium di dalam tubuh. Kalium yang terlalu tinggi dalam tubuh bisa menjadi pemicu kelelahan, mual, sulit bernapas, gangguan ginjal, serta yang paling parah ialah kelumpuhan dan gangguan jantung.

Penderita penyakit ginjal

Adanya kandungan kalium yang terdapat di dalam buah mengkudu digelisahkan bisa memperparah kondisi seseorang dengan gangguan penyakit ginjal, sebisa mungkin jangan mengonsumsi buah mengkudu.

Menderita gangguan organ hati

Beberapa obat dan suplemen mengandung bahan tidak alami yang diolah oleh hati. Oleh karena itu, mengonsumsi obat yang terkandung mengkudu secara teratur di luar keperluan, dapat menjadi pemicu masalah yang terdapat di organ hati.

Apabila sudah mempunyai penyakit hati, sebisa mungkin hindari mengonsumsi beberapa obat dan suplemen, tergolong buah mengkudu, sebelum berkonsultasi dengan dokter.

Previous

Panduan Lengkap Menanam Bunga Tulip di Daerah Tropis

Cara Mudah Menanam Kecipir Di Pot Supaya Berbuah Lebat

Next

Leave a Comment