Cara Budidaya Serta Manfaat Leunca Lalapan Khas Orang Sunda

| |

Cara Budidaya Serta Manfaat Leunca Lalapan Khas Orang Sunda – Ranti atau orang sunda mengenalnya dengan istilah leunca merupakan tumbuhan sejenis terung namun memiliki ukuran kecil yang digunakan sebagai sayuran serta dimanfaatkan sebagai bahan pengobatan.

Tumbuhan ini diperkirakan berasal dari Asia Barat yang telah menyebar ke seluruh penjuru dunia. Hal ini disebabkan tumbuhan ini dapat hidup dalam segala kondisi cuaca.

Cara Budidaya Tanaman Leunca

Cara Budidaya Tanaman Leunca

Buah dari tanaman ini cenderung kecil, diameternya kurang dari satu sentimeter. Leunca memiliki warna hijau ketika buahnya masih muda lalu berubah menjadi ungu pekat ketika telah masak.

Orang sunda menjadikan leunca sebagai lalapan. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik jika ditanam pada kawasan ladang atau kebun terang. Berikut adalah cara budidaya tanaman leunca :

Syarat tumbuh leunca

Tanaman ranti atau leunca tergolong tanaman yang mudah hidup baik ditanam di dataran rendah maupun dataran tinggi, di tempat terbuka maupun tempat terlindung (teduh).

Biasanya ranti ditanam pada dataran tinggi dengan ketinggian di atas 500 mdpl. Ranti dapat ditanam pada semua tipe tanah beriklim basah. Waktu tanam yang bagus untuk ranti pada awal musim kemarau atau akhir musim penghujan.

Cara Menanam Gambas Oyong Agar Berbuah Lebat

Persiapan lahan tanam leunca

Lahan yang akan dipakai untuk menanam leunca di olah sebelumnya. Bersihkan gulma dan tanaman pengganggu lain lalu gemburkan lahan dengan menggunakan cara dibajak atau dicangkul selanjutnya buatlah bedengan diubahsuaikan dengan lahan. Setelah itu, taburkan pupuk organik berupa pupuk kandang.

Setelah penaburan pupuk organik kemudian taburkan pupuk kimia berupa pupuk mutiara, poska dan pupuk lain, tapi jangan terlalu banyak, secukupnya saja supaya tidak berpotensi buruk dan mati pada proses penanaman leunca nantinya .

Apabila pemupukan kimia telah dilakukan, selanjutnya campurkan dengan pupuk organik dan tanah hingga tercampur merata. Jangan melakukan kegiatan apapun agar pupuk kimia dan organik tersebut tercampur merata selama 2-4 hari. Untuk persiapan lahan pada cara budidaya tanaman leunca buatlah lubang tanam dengan jarak tanam 40 x 40 cm.

Persiapan bibit leunca

Untuk memilih bibit haruslah jauh dari beraneka masalah baik terkena hama atau bibitnya sangat jelek, karena hal tersebut memilih bibit wajib benar supaya memperoleh bibit yang mempunyai kualitas di atas rata-rata dan bagus.

Selanjutnya lakukan persemaian pada bibit ranti, apabila bibit telah mencapai tinggi kurang lebih 10 cm atau berumur sekitar setengah bulan maka dapat dipindahkan ke lahan yang sudah dipersiapkan.

Penanaman tanaman leunca

Penanaman tanaman leunca

Cara menanam leunca sudah bisa dikerjakan setelah bibit tanaman siap untuk ditempatkan pada lahan tanam yang sudah dikasihkan. Bibit tanam dapat langsung dimasukan pada lubang tanam yang dikasihkan.

Perawatan tanaman leunca

Pada cara budidaya tanaman leunca hal paling menentukan hasilnya adalah langkah perawatan. Apabila perawatan dilakukan dengan baik dan maksimal maka jumlah panen pun akan berlimpah. Berikut langkah perawatannya :

Penyiraman

Lakukan penyiraman secara rutin pada pagi serta sore hari namun perlu diperhatikan juga cuaca dan kondisi lahan tanam ranti. Jika lahan sudah terlalu becek atau ketika musim hujan maka penyiraman bisa dilakukan sehari sekali atau jika hujan terus maka tidak perlu dilakukan penyiraman.

Penyiangan

Perawatan dengan penyiangan pada cara menanam leunca dikerjakan untuk membasmi gulma atau tanaman liar lainnya yang bisa mengganggu perkembangan pada tanaman. Penyiangan dapat melakukannya dengan intensitas waktu sekitar 2 minggu sekali.

Penyemprotan

Proses penyemprotan bisa dilakukan sekitar 1 sampai dengan 2 minggu sekali, hal ini melakukannya dengan maksud supaya tanaman dapat menghindari hama dan penyakit yang akan merusak tanaman tersebut.

Pemupukan

Untuk pemupukan susulan dapat dilakukan ketika tanaman sudah berusia sekitar 10 hari setelah masa tanam tanaman ke lahan tanam dengan dosis yang diadaptasi.

Pemanenan leunca

Setelah melakukan tahapan pada proses budidaya tanaman leunca, langkah kemudian yang wajib diperhatikan ialah pada tahapan akhir yakni proses panen tanaman leunca.

Proses pemanenan pertama pada budidaya tanaman lunca bisa dikerjakan ketika tanaman berusia sekitar 3 sampai dengn 4 bulan dari masa penyebaran tanaman. Pemanenan dikerjakan pada buah yang hampir tua dengan ditandai warnai hijau tua hampir keunguan.

Manfaat leunca bagi kesehatan

Manfaat leunca bagi kesehatan

Berukuran kecil dan sering dipandang sebelah mata, ternyata leunca mempunyai sebanyak manfaat bagi kesehatan. Manfaat leunca ini tak hanya diperolehkan dari buahnya namun juga daunnya. Tak heran jika tanaman ini selain dijadikan lalapan buahnya juga dijadikan obat, di antara manfaat leunca bagi kesehatan yaitu:

Manfaat leunca untuk menurunkan panas

Pertama manfaat makan leunca ialah untuk mengurangi panas tubuh, biasanya saat tubuh terjangkit demam. Ketika sedang mengalami peningkatan suhu tubuh, mengonsumsi buah leunca ialah salah satu cara rekomendasi guna menyembuhkannya.

Khasiat leunca untuk menurunkan panas karena leunca mengandung zat yang memiliki sifat anit-piretik, mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, zat besi, kalsium, dan mikronutrien yang lain.

Cara Menanam Kembang Kol Di Polybag Dengan Hasil Melimpah

Manfaat leunca Mencegah sembelit

Leunca merupakan buah yang menpunyai banyak kandungan serat. Kandungan serat yang terdapat pada leunca dapat mempunyai peran sebagai obat pencahar alami dan membantu untuk menghindarkan masalah sembelit.

Gejala sembelit umumnya ditandai dengan frekuensi BAB kurang dari tiga kali dalam satu minggu, tinja yang keras dan kering, serta mengejan saat proses BAB.

Manfaat leunca sebagai pencegah penyakit saluran kemih

Tanaman ini juga mempunyai manfaat untuk menghindarkan dan menyembuhkan gangguan saluran kemih. Hal ini karena adanya senyawa anti-diuretik pada tanaman herbal yang juga dikenal dengan nama “ranti” tersebut.

Penyakit pada saluran kemih sendiri lebih banyak ditimbulkan oleh infeksi bakteri, dan umumnya menyerang wanita, oleh karena struktur uretra wanita yang lebih memungkinkan untuk terjangkit.

Mencegah lebih baik dari mengobati, oleh karena itu para wanita lebih disarankan untuk mengkonsumsi sayur ini untuk menghindari penyakit saluran kemih ini.

Manfaat leunca untuk mencegah kanker

Adanya kandungan solasonine, solamargine, dan solasodine pada leunca mampu menghindarkan pertumbuhan sel kanker yang tidak terkendali. Kandungan solasodine pada tanaman leunca memiliki peran penting yakni sebagai pereda nyeri, penurun suhu tubuh, dan anti-peradangan.

Senyawa-senyawa solasonine, solamargine, dan solasodine adalah senyawa antibakteri sehingga dapat membantu mencegah kanker payudara, kanker serviks, kanker perut, dan kanker saluran pernapasan.

Manfaat leunca meredakan sakit punggung

Manfaat leunca meredakan sakit punggung

Leunca berguna untuk meredakan sakit pada punggung, pegal, keseleo, pinggang kaku, dan asam urat (gout). Selain itu, mengonsumsi leunca bisa juga membantu untuk mengobati rematik dan semua gejalanya.

Manfaat leunca untuk kesehatan mata

Vitamin A ialah tipe vitamin yang mempunyai banyak manfaat, yang paling utama ialah menjaga dan mengoptimalkan fungsi mata.

Jika selama ini vitamin a identik dengan wortel, maka juga wajib tahu bahwa leunca termasuk dalam sumber vitamin A yang paling baik. Salah satu manfaat leunca untuk kesehatan mata karena di dalamnya mengandung sekitar 1,900 SI vitamin A.

Oleh karena itu buah kecil ini selain menambah kelezatan dalam makanan juga memiliki banyak manfaat.

Manfaat leunca untuk menjaga kesehatan kulit

Selain vitamin A, leunca juga mengandung vitamin C. Hal ini lantas menciptakan manfaat leunca yang berkaitan dengan fungsi vitamin C, yaitu memelihara kesehatan kulit.

Vitamin C mempunyai sifat antioksidan, bertugas untuk menghalau radikal bebas  pemicu terjadinya kerusakan pada jaringan-jaringan kulit.

Apabila sel kulit rusak maka dapat mengakibatkan masalah kulit, salah satu yang sering menjadi momok ialah penuaan kulit ditandai dengan munculnya kerutan, flek hitam, dan garis-garis lembut.

Manfaat leunca untuk Meningkatkan fungsi hati

Ranti berguna bagi fungsi hati karena kandungannya dapat membantu menguatkan jaringan otot hati. Bila kinerja organ hati optimal, maka dapat meminimalisir mengalami sakit kuning.

Untuk memperoleh manfaat leunca untuk fungsi hati ini dapat diperoleh dengan mengonsumsi ekstrak daun maupun buahnya. Namun penelitian terkait hal tersebut masih perlu dikonfirmasi.

Previous

Cara Menanam Kencur Dalam Pot Dengan Hasil Melimpah

Cara Menanam Bunga Iris Di Halaman Rumah

Next

Leave a Comment