Cara Menanam Buah Zaitun Agar Berbuah Lebat

Cara Menanam Buah Zaitun Agar Berbuah Lebat – Buah zaitun adalah salah satu buah yang disebutkan dalam al-qur’an yaitu surah at-tiin. Tanaman ini berukuran kecil dan memiliki daun hijau abadi. Buahnya dapat dimakan saat mentah atau sesudah diawetkan sebagai penyegar. Selain dimakan langsung buah yang sudah tua dapat diambil ekstraknya dengan diperas untuk dijadikan minyak zaitun.

Tanaman ini dapat berbuah saat berusia lima tahun. Namun pohon ini juga dapat hidup sampai ribuan tahun. Zaitun dapat dipanen saat buahnya masih berwarna hijau sampai berwarna ungu.

Banyak manfaat yang dapat diperoleh dari tanaman ini. Mulai dari tangkai dan daunnya yang digunakan sebagai lambang perdamaian oleh kebudayaan barat. Di samping dimakan langsung, buah zaitun juga dimanfaatkan sebagai penyedap makanan.

Cara Menanam Buah Zaitun

cara-menanam-buah-zaitun

Saat sudah tua, buah zaitun diperas untuk diambil minyaknya yang dapat digunakan sebagai bumbu salad. Belakangan ini minyak zaitun juga digunakan sebagai bahan kosmetik yang bermanfaat untuk menjaga kelembapan serta kekencangan kulit sehingga diyakini dapat menjadikan kulit awet muda.

Akhir – akhir ini, di Indonesia banyak orang menanam buah kaya manfaat ini. Meski bukan tanaman endemik, namun zaitun juga dapat tumbuh dan berbuah dengan lebat. Beraikut cara menanam buah zaitun :

Persiapan bibit zaitun

Cara menanam buah zaitun dengan bibit bisa diperoleh dengan metode micro cutting yakni dengan memotong beberapa ruas ranting muda dari tanaman induk.

Hal penting yang butuh dicermati ialah untuk melakukan micro cutting ialah pemotongannya dari tanaman induk yakni wajib pas di bawah ruas daun ke 4-6. Karena akar bisa berkembang dari pangkal ruas daun paling bawah/pada bekas pemotongan.

Kemudian daun pada ruas 2-3 bagian bawah dibuang untuk memperkecil penguapan selama akar belum tumbuh.  Bila dipandang perlu 2-3 ruas daun yang tersisa yakni 2-3 ruas sebelah atas dipotong masing-masing separuh dari lebar daun.

Agar pertumbuhan akar semakin cepat, sebaiknya berikan zat pengatur tumbuh atau ZPT baik alami ataupun sintetis. Untuk cara alami dengan memakai bawang merah atau madu murni.

Madu murni bisa membantu perkembangan akar, karena dapat melindungi luka bekas potongan dari bakteri dan jamur.

Oleskan zpt pada bekas potongan selanjutnya tancapkan pada floral foam, sesudah itu tempatkan pada media dan disungkup.

Jika pembibitan berjalan baik maka sebanyak akar bisa mulai muncul sekitar 3 minggu selanjutnya. Tunggu hingga akar-akar tersebut mempunyai panjang rata-rata antara 3-5 cm dan mulai sedikit kecoklatan. Saat itulah bisa dimulai memindahkan bibit zaitun ke media tanam dan bisa ditaruh  pada tempat yang memperoleh terik matahari penuh.

Pemilihan bibit berkualitas perlu dikerjakan seperti bibit yang sehat serta bebas dari serangan hama dan penyakit, berbatang cukup kokoh, tidak kering, berdaun hijau sehat serta percabangannya cukup rindang.

Persiapan tanah

menanam-zaitun-dipot

Tanah untuk pohon zaitun selain kering juga perlu drainase bagus atau kualitas air tanah terjaga. Berilah tambahan pupuk saat memulai persiapan tanah untuk media tumbuh pohon zaitun.

Perlu diketahui jika luas lahan penanaman pohon zaitun wajiblah lebar untuk mempertahankan supaya perakarannya mampu berkembang dengan baik. Bibit zaitun dapat ditanam langsung pada lahan atau pot.

Jika cara menanam buah zaitun pada lahan, olah sebelumnya lahan tanamnya supaya unsur hara dalam tanah berkecukupan. Gali dan buat liang tanam selanjutnya diamkan selama 2-3 hari dan biarkan tersinari  matahari supaya bakteri jahat pada tanah mati.

Jika ingin menanam pohon zaitun lebih dari satu, berikan jarak tanam sekitar 5 meter dalam satu deret dan ditanam dengan alur utara selatan. Supaya matahari mengenai semua pohon zaitun.

Dan jika cara budidaya buah zaitun pada pot, maka siapkan pot dengan diameter yang dipaskan dengan diameter tanaman. Jika bibit tanaman ukurannya masih kecil sebisa mungkin dimulai dari ukuran pot kecil. Sehingga seandainya tanaman semakin besar pot bisa diganti, sekaligus sebagai penanda untuk meremajakan media tanam.

Hal penting yang wajib diperhatikan dalam penentuan pot ialah harap untuk memastikan bahwa pot tersebut mempunyai lubang di dasar pot. Berguna mengalirkan sisa air sesudah penyiraman supaya akar tidak terendam.

Untuk pot dapat terbuat daritanah liat, logam (drum), plastik, semen atau kayu. Pot dari rbahan tanah liat dan kayu sangat bagus untuk tabulampot karena mempunyai pori-pori sehingga kelembaban dan temperatur media tanam lebih imbang. Namun kelemahannya bahan-bahan tersebut kurang awet.

Pot yang bagus wajib mempunyai kaki atau alas yang memisahkan dasar pot dengan tanah. Hal ini penting untuk peredaran drainase dan mempermudah pengawasan supaya akar tanaman tidak menembus tanah, jika pot yang dimiliki tidak mempunyai kaki, gunakan batu-bata atau yang sejenisnya untuk merubah kaki pot.

Adapun media tanam yang dipakai berupa campuran tanah, arang sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 1:1:1.

Proses penanaman

Jika akar-akar pada bibit zaitun sudah mempunyai panjang rata-rata antara 3-5 cm dan berwarna kecoklatan, maka cara menanam buah zaitun selanjutnya pindahkan bibit ke liang tanam pada lahan maupun pot. Masukkan bibit beserta media tanam dalam polybag namun sobek dan buang polybagnya sebelumnya, lakukan dengan hati-hati supaya tidak merusak perakaran.

Posisi bibit wajib tegak lurus dan jangan sampai miring, atur pula pH tanah supaya dapat berada diatas 6,5 ditambahkan kapur. Selain itu, tambahlah pula pupuk kandang atau sejenisnya yang kaya akan nitrogen untuk sumber nutrisi tumbuhan dan menjaga supaya tanaman berada terus di bawah terik matahari juga perlu dikerjakan.

Perawatan tanaman

Pertama, dalam sehari harap untuk memastikan menyirami pohon zaitun sekali dan dikerjakan di waktu senja hari. Perlu diketahui jika pohon zaitun mampu bertahan dalam panas matahari yang terik dan mampu mengikuti keadaan pada cuaca apapun. Jika usia telah mencapai 30 hari, cara budidaya buah zaitun berikutnya berikan pupuk zaitun kembali untuk merubah unsur hara yang sudah hilang terlebih dahulu.

Pemberian pupuk  memakai pupuk npk daun atau pupuk kandang dengan kadar 1 kepalan tangan dengan pemberian pupuk dikerjakan setiap 3-6 bulan sekali. Meski perkembangannya termasuk lambat, bisa mengurangi pohon zaitun setiap tahun sesudah ranting sudah mulai panjang.

Pengendalian hama

minyak-zaitun

Perlu diperhatikan jika cara budidaya buah zaitun di Indonesia ini sering terkena serangan hama seperti verticillium layu yang bisa dapat memicu tanaman layu dan skala hitam. Jika tak kunjung dihilangkan maka akan menentukan perkembangannya. Maka, atur pemberian pembasmi hama secara rutin untuk menjauhi adanya hama.

Layaknya tanaman lain cara menanam buah zaitun pun kerap ditemukan masalah dari serangan penyakit seperti bercak daun cercospora, bercak burung merak, akar membusuk, batang / daun bersisik. Untuk menyembuhkannya lakukan penyemprotan fungisida hayati nopatek 5 hari sekali, dosis 4 tutup btl per 17 ltr air.

Khusus untuk dosis menyembuhkan busuk akar yakni 1 tutup botol nopatek + 2 liter air lalu siramkan ke tanaman yang terserang segelas perpohon. Jika ada masalah dari binatang kecil atau hama bisa lakukan penyemprotan insektisida hayati antilat 5 hari sekali, dosis 4 tutup btl per 17 ltr air.

Pemanenan

Sedangkan cara budidaya buah zaitun di Indonesia dapat menghasilkan buah saat berusia lima tahun. Pemanenan dapat dilakukan saat buah masih hijau sampai setelah berwarna ungu.

Ada beberapa jenis buah zaitun yang dapat dipanen berdasarkan warnanya, antara lain :

Zaitun hijau

Merupakan buah dari pohon zaitun mempunyai warna hijau, ini ialah jenis dari buah yang mentah dan mengandung minyak yang lebih sedikit. Zaitun hijau yang baru diunduh mempunyai rasa getir, karena itu wajib direndam dulu dalam alkali untuk membasmi rasa getir, selanjutnya direndam lagi dengan larutan air garam lalu difermentasi dengan bakteri lactobacilus.

Zaitun hitam

Buah ini lebih matang dari zaitun hijau, tetapi tetap wajib direndam juga dengan cairan alkali dan diangin-anginkan beberapa saat sehingga warnanya menjadi hitam. Hampir sangat mirip proses pengonsumian zaitun hijau yaitu dengan melarutkannya dengan air garam sesudah itu untuk menghindarkan getir.

Zaitun kalimata

Buah zaitun yang telah diunduh ketika beneran matang dalam pohon, warnanya ungu tua dan tidak direndam dalam cairan alkali, namun langsung dalam air garam. Setelah itu buah dipak dalam proses penggaraman itu juga ditetesi minyak zaitun sehingga menimbulkan citarasa yang lebih lezat dari zaitun hijau maupun hitam.

Apakah Artikel Ini Berguna ?

Tekan pada gambar bintang

Rata rata penilaian / 5. Jumlah vote :

As you found this post useful...

Follow us on social media!

Last Updated

Leave a Comment