Cara Praktis Menanam Jambu Biji Di Halaman Rumah

Jambu biji atau bisa disebut sebagai jambu batu, jambu siki, dan jambu klutuk. Tanaman ini merupakan tanaman tropis yang berasal dari Brasil, disebarkan ke Negara Indonesia melalui Thailand. Ada beberapa jenis jambu batu di antaranya jambu kristal, tanjung barat, biji getas merah, jambu australia, jambu sukun, jambu bangkok dll.

Banyak manfaat yang didapat dari tanaman ini. Mulai dari daunnya dikenal sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan batuk dan diare. Untuk penyembuhan demam berdarah dengue dapat menggunakan jus jambu biji bangkok.

Cara Menanam Jambu Biji

cara-menanam-jambu-biji

Di dalam buah jambu biji terdapat kandungan vitamin dan serat. Daging jambu biji yang memiliki warna merah mengindikasikan bahwa buah tersebut kaya akan vitamin A yang berkhasiat untuk menjaga kesehatan mata dan sebagai antioksidan.

Selain itu di dalam buah tersebut juga terkandung asam askorbat atau vitamin C untuk membantu menjaga jaringan tubuh. Selain itu vitamin C juga berperan untuk menumbuhkan kolagen. Yang berguna untuk mendukung sel serta jaringan tubuh tetap utuh.

Untuk saat ini keberadaan buah  ini memang mudah ditemukan. Namun untuk menikmatinya haruslah dengan membelinya di penjual buah – buahan. Tidak seperti jaman dahulu, keberadaan pohonnya sangat mudah dijumpai bahkan orang – orang yang ingin menikmati buahnya dapat mengambil dengan gratis.

Hal ini dikarenakan minimnya orang yang mau membudidayakan tanaman ini di pekarangan rumahnya lantaran semakin menyempitnya lahan. Berikut akan dijelaskan cara menanam jambu biji di halaman rumah :

Cara Mudah Budidaya Matoa Agar Cepat Berbuah Lebat

Pemilihan bibit

Jambu biji mempunyai beragam varietas. Tentunya, untuk pemilihan bibit jambu biji wajib memilih sebelumnya varietas jambu biji yang hendak ditanam di halaman rumah. Bibit jambu biji yang akan ditanam di lahan bisa diperoleh dengan proses pembibitan generatif yaitu dengan memakai benih dari buah dewasa dan tidak jatuh dari tanah.

Untuk cara menanam jambu biji agar cepat berbuah, pembibitan vegetatif bisa juga dipilih dengan menggunakan cara pencangkokan ataupun okulasi.

Jika sudah memperoleh buah jambu biji yang mempunyai kualitas di atas rata-rata, maka langkah kemudian ialah mempersiapkan biji dari buah jambu biji supaya siap untuk disemai. Berikut langkah – langkahnya :

  • Pilihlah satu buah jambu biji kemudian kupas kulitnya lalu ambil bijinya.
  • Cuci biji tersebut pada air mengalir hingga bersih dan rendam selama 3 – 6 jam dengan air.
  • Selanjutnya jika ada biji yang mengambang, sebaiknya dibuang.
  • Langkah terakhir yaitu mengambil bibit yang tenggelam dan menyimpannya selama satu hari.

Persiapan media tanam

Apabila sudah siap dengan biji buah yang akan ditanam, maka langkah kemudian dalam tata cara menanam jambu biji ialah mempersiapkan media tanam untuk penyemaian. Media tanam yang dipakai dalam tahap ini memiliki tujuan untuk menumbuhkan bibit buah dari biji. Berikut ini adalah alat dan bahan untuk melakukan penyemaian :

  • Pot atau polybag, jika tidak ada bisa menggunakan gelas plastik bekas air mineral.
  • Tanah dicampur pasir.
  • Pupuk organik, bisa pupuk kompos atau pupuk kandang. Sebaiknya hindari menggunakan kotoran sapi karena agak panas yang dapat membuat tanaman mati.
  • Cetok atau sekop kecil.
  • Air secukupnya.

Penyemaian

penyemaian-jambu-biji

Dalam cara menanam jambu biji secara generatif atau dari biji, proses penyemaian menjadi hal yang cukup penting. Penyemaian dikerjakan untuk merangsang biji buah untuk tumbuh dengan media mikro. Hal ini juga memiliki tujuan supaya bibit baru dapat menghindari hama penyakit maupun binatang pengganggu jika tidak ada tindakan langsung ditanam di tanah.

Oleh karena itu, lakukanlah proses penyemaian di tempat yang aman dan strategis sehingga dapat memonitor perkembangan biji buah secara terjadwal. Penyemaian untuk benih jambu biji bisa dikerjakan dengan prosedur berikut :

  • Campurkan pasir, tanah, dan pupuk kompos dengan perbandingan 2:1:1
  • Masukkan campuran ke dalam pot atau polybag atau gelas plastik bekas sejumlah ¾ bagian
  • Biarkan selama dua minggu
  • Letakkan biji di sebelah atas campuran tersebut
  • Tutupi dengan pasir
  • Siramlah dengan air secukupnya
  • Selalu pantau perkembangan tunas jambu biji tersebut
  • Jangan lupa dalam melakukan penyiraman secara terjadwal
  • Jagalah media tanam supaya tetap lembap

Apabila penyemaian berhasil, maka tunas akan bisa tumbuh dalam jangka waktu 20 – 30 hari. Sekitar 2 – 4 bulan selanjutnya bibit akan mencapai ketinggian kira-kira 5 – 10 cm. Pada masa inilah bibit sudah dianggap siap untuk ditempatkan ke lahan yang permanen.

Persiapan lahan permanen wajib sudah disediakan sebelumnya supaya pemindahan bibit bisa dikerjakan pada waktu yang tepat.

Persiapan lahan

Lahan untuk cara menanam jambu biji agar cepat berbuah dipilih dengan kriteria tanah yang subur dan kaya kandungan nitrogen. Lahan wajib dibersihkan dari beraneka macam tanaman pengganggu sebelum selanjutnya digemburkan dengan cangkul atau bajak sedalam 30 cm untuk bibit hasil cangkokan dan 50 cm untuk bibit hasil okulasi.

Pengapuran lahan

Pengapuran dikerjakan jika lahan tanam berada di dataran rendah yang masih memiliki sifat asam terutama jika terlebih dahulu lahan tersebut adalah bekas tambah. Lubang ukuran 1 x 1 dibuat untuk menampung 0,5 liter kapur. Cara menanam jambu biji setelah satu bulan, lahan baru dikasih pupuk dengan pupuk kompos atau kandang.

Penanaman

penanamAn-jambu-biji

Hal pertama yang wajib dikerjakan dalam cara menanam jambu biji agar cepat berbuah adalah pembuatan liang tanam. Liang tanam dengan diameter 1 x 1 x 0,8 meter dibuat satu bulan sebelum masa tanam.

Lubang selanjutnya ditutup kembali dengan tanah yang telah digabung dengan kira-kira pupuk kandang. Bibit jambu biji telah mampu ditanam sesudah satu bulan sesudah pembuatan lubang dengan kedalam yang dipaskan dengan batas akar dan batang pohon, penyiraman dikerjakan jika bibit ditanam pada musim kemarau saja.

Cara Menanam Buah Naga

Perawatan tanaman

Penyiraman atau pengairan  dikerjakan 2 kali sehari untuk tanaman berusia  0- 1 bulan, selanjutnya umur 2- 3   bulan disiram 1 hari sekali. Seandainya tanaman sudah kuat, penyiraman dikerjakan ketika dibutuhkan dan tanah nampak kering serta sesudah pemupukan kimia.

Pembubunan atau ipuk untuk mengemburkan tanah dengan membalikan tanah dan membuat gundukan di batang tanaman dikerjakan 4 minggu sekali, supaya perakaran tanaman kuat.

Cara menanam jambu biji agar cepat berbuah dengan pemupukan dikerjakan untuk mempertahankan kesuburan tanah dan mempercepat perkembangan tanaman.

Pemberian pupuk umur 0- 1 tahun dengan komposisi : sp  50 gram, za/ npk 70 gram , zk 30 gram per tanaman ditambah pupuk bokashi 20 kg/ batang.  Ara pemberian pupuk dengan membuat parit di dekat batang dan ditutup kembali dengan tanah sesudah pupuk disebar.

Pemberian pupuk umur 1 tahun dan seterusnya komposisi : za/ npk  250 gram, sp 250 + bokashi 35 kg tiap tanaman.pemberian pupuk ini dlakukan tiap 3 bulan sekali . Cara pemberian pupuk seperti diatas.

Penanggulangan hama dan penyakit

Hama yang menginfeksi tanaman jambu biji antara lain: ulat pengerek batang, ulat jengkal, ulat putih, ulat daun dan ulat keket. Untuk cara pengendaliannya ambil daun yang terserang ulat lalu dibakar atau disemprot dengan insektisida arrive , bulldog spontan.

Penyakit yang menginfeksi antara lain: jenis cendawan , jamur ceroospora  umumnya menyerang pada musim penghujan. Cara pengendalianya : semprot dengan fungisida rovral, benstar.

Pemanenan

Panen buah jambu biji dikerjakan pada usia tanaman 2  tahun sesudah tanam. Untuk bibit yang berasal dari biji umumnya lebih dari 2 tahun sesudah tanam. Bibit yang berasal dari cangkok  panen dikerjakan kurang dari 1 tahun sesudah tanam. Ciri jambu biji yang sudah siap diunduh antara lain warna buah sudah menguning dan beraroma sedap.

Apakah Artikel Ini Berguna ?

Tekan pada gambar bintang

Rata rata penilaian / 5. Jumlah vote :

As you found this post useful...

Follow us on social media!

Last Updated

Leave a Comment