Cara Menanam Kacang Panjang Organik

| |

Membudidayakan tanaman kacang panjang tidak terlalu sulit. Hanya dengan modal tidak terlalu banyak pun bisa. Karena tanaman tipe ini tidak terlalu memerlukan pemeliharaan yang kompleks.

Selain itu, yang paling disenangi dari para petani membudidayakan tanaman ini karena harga kacang panjang lebih cenderung stabil. Selain itu fungsinya sebagai tanaman sela atau sebagai jeda untuk membasmi kandungan nitrogen dalam tanah. Keunggulan  lain dari tanaman ini, penanamannya tidak mengenal musim jadi dapat ditanam kapan saja.

Cara Budidaya Kacang Panjang Organik

Akhir-akhir ini sangat banyak petani berminat membudidayakan tanaman berlabel organik. Ini bukan sembarang label melainkan juga dibarengi dengan penanaman yang menyeluruh prosesnya tidak memakai bahan-bahan tidak alami.

Hal ini dinilai baik untuk kesehatan sehingga dapat untuk meminimalisir pengeluaran. Begitu pula dengan kacang panjang yang mulai dibudidayakan dengan teknik organik. Bayangkan saja jika  menanam kacang panjang secara organik yang sebetulnya memang tanaman ini tak membutuhkan biaya pemeliharaan mahal, jelas akan membuat keuntungan lebih memuaskan.

Menyiapkan Lahan Untuk Menanam Kacang Panjang

Hal pertama yang wajib dilakukan tentu saja ialah mempersiapkan lahan. Karena kacang panjang bisa berkembang baik di dataran tinggi maupun rendah jadi ini akan mempermudah untuk lahan penanaman atau bahkan di halaman rumah .

Hal yang wajib diperhatikan, harap untuk memastikan tanah sebagai lahan dikerjakan pembajakan supaya tanah gembur. Bagilah lahan menjadi beberapa bagian dengan bentuk lajur memanjang. Ini berfungsi untuk memperlancar pengairan dan mengefektifkan aliran udara.

Buatlah lajur dengan diameter sekitar 80- 90 cm berketinggian antara 25-30 cm. Jarak antar lajur berkisar antara 40- 50 cm. Jangan lupa pula untuk mempersiapkan tiang atau penyangga dengan tinggi sekitar 100 cm.

Pemberian Pupuk dan Pemilihan Bibit Kacang Panjang Berkualitas

Selain itu, pupuklah tanah yang akan dipakai menjadi lahan. Karena ini memakai teknik organik, harap untuk memastikan memakai pupuk organik buatan atau pupuk kandang yang terbuat dari tinja binatang kambing atau sapi. Setelah dipupuk, diamkan lahan kira-kira selama 4- 5 hari sembari menanti bibit kacang panjang siap.

Sembari menanti lahan siap ditanam, lebih bagusnya jika mempersiapkan bibit kacang panjangnya. Sebenarnya kacang panjang lebih efektif jika langsung ditanam tanpa dikerjakan pembibitan sebelumnya. Namun ketika  menentukan bibit juga jangan sembarangan.

Harap untuk memastikan bibit kacang panjang mempunyai kualitas baik. Bibit yang bagus dan berkualitas biasanya mempunyai bentuk fisik mengkilap tanpa ada lubang sedikit pun. Selain itu biasanya tidak mengapung ketika direndam. Ketika memutuskan untuk membeli bibit di toko harap memastikan dengan mengujinya sebelumnya sebelum ditanam.

Proses Penanaman dan Pemasangan Ajir

Seperti penanaman tumbuhan berbiji pada biasanya, hal yang utama yakni mempersiapkan lubang dengan mengatur jarak antar tanaman. Bisa dengan cara megira-ngiranya sehingga antar tumbuhan tidak berdempet maupun tidak terpaut jauh kurang lebih 30 cm. Kemudian, masukkan bibit kacang panjang sejumlah 2 sampai 3 biji ke dalam lubang dan tutup memakai tanah.

Tanaman kacang panjang ini tumbuhnya merambat, sehingga perlu mempersiapkan tempat untuk rambatannya, Proses pemasangan ajir ini sebisa mungkin dilakukan sesaat pasca penanaman benih. Tujuannya ialah supaya pada saat pemasangan ajir ini tidak mengenai akar yang lagi tumbuh.

Di ajir dari bambu atau kayu inilah nantinya kacang panjang akan menggantung-gantung. Pastikan juga ajir yang dipasang tidak mudah roboh terkena angin kencang sekalipun.

Untuk tinggi ajir sendiri sebisa mungkin dibuat minimal 180 cm, atau untuk idealnya ialah setinggi 2 meter. Agar rambatan tanaman kacang panjang lebih optimal maka bisa mengaitkan satu ajir dengan yang lain.

Pengaitan ini juga memiliki tujuan untuk menambah kemampuan tegak ajir tersebut. Bisa juga memakai  batang bambu tambahan untuk menggabungkan tiap ajir dalam 1 bedengan.

Proses Perawatan Tanaman Kacang Panjang Organik

Untuk memperoleh hasil maksimal, wajib membudidayakan tumbuhan ini dengan baik, berikut ini proses pemeliharaan tanaman kacang panjang yang mesti dilakukan:

Untuk pengairan bisa melakukan pengairan secukupnya saja, tak harus sampai tanaman terendam penuh karena justru akan membuat biji dalam tanah mudah membusuk. Namun, jika menanam pada musim kemarau maka wajib sering menyiraminya ketika diketahui tanah telah mengering.

Untuk pemberian pupuk seperti yang dilakukan pada lahan, harap untuk memastikan memakai pupuk organik atau kompos (pupuk kandang). Berbeda dengan pupuk berbahan dasar kimia yang membuat perkembangan tanaman berlangsung cepat, memakai pupuk organik perlu waktu sedikit lebih lama.

Sehingga ini akan membuat waktu panen menjadi sedikit lebih lama. Salah satu tipe pupuk organik yang dapat digunakan ialah Agritech serta hormon organik penyemprotan ialah Hortech.

Setelah tanaman kurang lebih berusia satu minggu amatilah disetiap lubang. Jika tidak memperlihatkan pertumbuhan apapun segera sulam dan ganti dengan bibit yang baru karena bisa diharap untuk memastikan bibit tersebut sudah mati.

Setelah pengairan dan pemberian pupuk hal paling penting yang lain ialah pemangkasan. Pemangkasan ini melakukannya dengan maksud supaya tanaman kacang panjang tidak terlalu rimbun.

Pemangkasan ini dikerjakan ketika tanaman kacang panjang mulai memperlihatkan bunganya. Bagian yang bisa dipangkas ialah daun dan ujung batang. Dengan pemangkasan ini adalah bagian upaya agar bunga yang muncul akan makin bertambah.

Untuk penyiangan sendiri sebagaimana tanaman yang lain melakukannya dengan maksud supaya tumbuhan dapat terlepas dari gangguan tumbuhnya tanaman lain. Dengan begitu, tanaman dapat tumbuh maksimal. Penyiangan ini dikerjakan ketika tumbuhan kacang panjang berusia kurang lebih 2- 3 minggu.

Tahap Pemanenan Saat Umur Kacang Panjang Siap Panen

Setelah perawatan begitu panjang, saatnya untuk memanen ketika tanaman kacang panjang berusia kurang lebih 3- 4 bulan. Tumbuhan kacang panjang yang telah siap panen tandanya ialah mempunyai warna hijau tua dan bentuknya silindris.

Lakukan penyortiran jika memang kacang panjang dijual di pasaran guna memisahkan kacang panjang  mempunyai kualitas diatas rata-rata dan  tidak. Kumpulkan dengan jumlah tertentu dan ikat kacang panjang dengan tali rafia dan kacang panjang siap untuk dipasarkan di pasar tradisional atau semampunya untuk konsumsi pribadi.

Bagaimana mudah bukan merawat kacang panjang secara organik? Bahkan sangat mudah untuk mempraktekkan di rumah tanpa wajib mengeluarkan biaya lebih. Meski begitu, beberapa kendala ini kerap dialami petani  sehingga menjadi hal yang patut untuk diperhatikan.

Jenis Hama Tanaman Kacang Panjang Beserta Cara Pembasmiannya

Hama menjadi salah satu faktor pengganggu keberhasilan budidaya kacang panjang organik, karena hal tersebut maka wajib bisa mengendalikannya sedini mungkin.

Karena  melakukan proses budidaya kacang panjang organik, maka racun hama yang mesti digunakan juga wajib organik. Maka dapat memakai racun hama hayati seperti larutan gadung dan kipait.

Untuk efeknya sendiri racun hama ini tidak tidak kunjung sembuh, jadi ada baiknya segera meberikan perawatan secara manual untuk mengobati serangan ham ini.

Segera ambil hama yang menginfeksi tanaman  dengan menggunakan cara manual, selanjutnya musnahkan, biasanya dalam lahan berukuran 100 meter per segi bisa terdapat kumbang 50-100 ekor.

Selain tindakan penanganan, ada baiknya melakukan tindakan cara mencegah serangan hama ini sedini mungkin. Adapun treatment yang dapat dilakukan ialah dengan mengatur drainase dengan baik, segera mencabut tanaman mati. Memakai benih  bebas dari penyakit serta melakukan upaya rotasi tumbuhan.

Beberapa Tipe Hama Tanaman Kacang Panjang

  • Kutu hitam dan kutu putih
    Hama  satu ini akan menghisap cairan pada daun sehingga dapat memicu bercak kuning pada daun. Sehingga sangat menyusahkan proses fotosintesis daun tentunya akan dapat memicu produksi tidak maksimal.
  • Kepik daun
    Untuk hama tipe ini umumnya akan menyerang daun dengan gejala serangan berupa lubang-lubang pada daun dengan bentuk tidak beraturan.
  • Penggerek polong
    Untuk hama penggerek polong ini umumnya akan menyerang pada polong muda. Dan polong muda ini akan lubang-lubang kecil dan bijinya habis dikonsumsi. Pada polong tua akan diperoleh bercak-bercak coklat dan didalamnya terdapat ulat hijau beserta tinjanya.
  • Ulat grayak
    ulat ini  paling  kerap diderita tanaman kacang panjang, serangannya pun dapat terjadi di semua bagian tumbuhan yang ada di permukaan tanah. Serangan bisa hebat dan meluas hingga menghabiskan seluruh tanaman.
Previous

Cara Menanam Mentimun

Cara Menanam Jagung Manis

Next

Leave a Comment