Cara Menanam Tanaman Daun Katuk Serta Manfaatnya

| |

Cara Menanam Tanaman Daun Katuk Serta Manfaatnya – Katuk merupakan jenis tumbuhan yang banyak ditemukan di Asia Tenggara serta dikenal memiliki khasiat untuk memperlancar air susu ibu (asi). Terdapat dua jenis katuk yang ada di Indonesia, yakni katuk merah dan hijau.

Untuk katuk merah jarang dibudidayakan namun banyak ditemukan tumbuh bebas di hutan – hutan. Sedangkan katuk hijau sudah banyak dibudidayakan serta di tanam di pekarangan rumah.

Cara Menanam Daun Katuk

Cara Menanam Daun Katuk

Menanam katuk tergolong mudah sebab tanaman ini tidak terlalu memerlukan perawatan ekstra sehingga dapat tumbuh dengan mudah.

Daun katuk bisa diolah menjadi olahan sayur atau lainnya karena mengandung banyak manfaat di antaranya sebagai pewarna alami, penyembuh luka, mengatasi sembelit, mengobati frambusia dan yang paling popular adalah untuk memperlancar ASI.

Berikut adalah cara menanam daun katuk di halaman rumah :

Pemilihan bibit tanaman daun katuk

Langkah awal cara menanam daun katuk di halaman yakni dengan memilih bibit dari tanaman yang sehat tidak mempunyai cacat, segar, serta bebas hama.

  • Pilih bibit dengan kisaran usia 6 – 12 bulan.
  • Apabila bibit telah diperoleh maka langkah selanjutnya yakni persiapan media tanam dengan cara :
  • Menyiapkan polybag
  • Siapkan media tanam berupa campuran kompos atau pupuk kandang serta tanah dengan perbandingan 1 : 1 lalu masukkan dalam polybag.
  • Tancapkan 1 – 2 batang bibit pada media tanam di polybag.
  • Lakukan penyiraman pada bibit dua kali sehari pada pagi dan sore hari sampai media tanam lembab serta cukup air.

Cara Menanam Kencur Dalam Pot Dengan Hasil Melimpah

Penanaman tanaman daun katuk

Ketika bibit sudah didapat dan cara menanam daun katuk pada polybag maka selanjutnya yakni penanaman katuk pada lahan atau halaman, berikut adalah langkah penanaman katuk :

  • Mempersiapkan lahan. Lakukan persiapan lahan dengan membersihkan lahan dari rumput/gulma kemudian gemburkan tanah menggunakan cangkul.
  • Lalu buat lubang segiempat dengan ukuran 30 x 30 x 30 cm.
  • Beri pupuk kandang kering pada lubang sampai kedalaman sepertiga lubang tanam.
  • Masukkan bibit katuk pada lubang lalu tutup menggunakan tanah.
  • Lakukan penyiraman secara rutin selama dua bulan. Kurangi penyiraman setelah tanaman katuk berusia lebih dari dua bulan. Hal ini dikarenakan katuk dapat hidup di berbagai tempat dengan syarat unsure haranya telah terpenuhi.

Perawatan tanaman daun katuk

Tanaman katuk tidak terlalu membutuhkan perawatan husus, namun agar katuk dapat tumbuh dengan baik dan sehat berikut langkah perawatan yang bisa dilakukan oleh pemilik :

Penyiraman

Penyiraman

Agar kesegaran tanaman selalu terjaga, maka lakukan penyiraman dua kali jika tidak hujan, yakni pada pagi dan sore hari dengan air bersih. Namun apabila tanaman mulai tumbuh besar maka penyiraman dapat dikurangi.

Penyulaman

Terkadang tanaman yang telah ditanam tidak semuanya bisa hidup dengan sempurna. Adakalanya tanaman tersebut layu, atau bahkan mati. Maka perlu dilakukan penyulaman untuk mengganti tanaman yang mati dengan bibit baru.

Lakukan penyulaman saat tanaman memasuki usia 3 – 4 minggu setelah penanaman.

Penyiangan

Pemeliharaan tanaman katuk lainnya dengan cara penyiangan, langkah ini dapat dikerjakan kapan saja terutama saat area sekitar lahan mulai ditumbuhi gulma.

Langkah penyiangan ini dilakukan supaya tidak terjadi persainganuntuk mendapatkan unsure hara antara tanaman dan gulma, persaingan memperoleh sinar matahari serta persaingan dalam penyerapan nutrisi.

Pendangiran

Penggemburan atau disebut pendangiran haruslah dilakukan dengan tujuan supaya tanaman menjadi lebih sehat, serta untuk memudahkan system aerasi dan peredaran oksigen dalam tanah menuju akar semakin lancar.

Selain itu melakukan pendangiran dapat membuat organisme tanah akan cepat melakukan proses dekomposisi tanah sehingga ketersediaan hara tercukupi dengan baik.

Cara melakukan pendangiran yakni dengan pencangkulan kecil/penggemburan tanah di area sekitar akar. Namun dalam melakukannya harus hati – hati jangan sampai cangkul mengenai akar tanaman katuk. Dengan pendangiran maka air dan oksigen akan dengan mudah diserap oleh akar.

Pemupukan

Pada proses pemupukan menggunakan 2 jenis pupuk, yakni pupuk cair juga padat. Pupuk cair yang di pakai bisa dari fermentasi air kencing atau feses ternak dengan menggunakan cara menyemprotkan pada akar – akar katuk sehingga menambah kualitas panen katuk nantinya.

Untuk pupuk padat sebaiknya yang digunakan bisa dari pupuk kandang seperti feses itik / ayam / mentok karena mengandung unsur hara nitrogen (n) dan kalium (k) yang tinggi. Dengan begitu membuat tanam lebih hijau dan lebat.

Cara Menanam Gambas Oyong Agar Berbuah Lebat

Pengendalian hama penyakit

Biasanya hama yang merusak daun katuk ialah kumbang pekonsumsi daun monolepta, penyerangan hama pada tanaman katuk ditimbulkan karena lingkungan yang mendukung atau kurang bersih.

Pemanenan tanaman daun katuk

Panen tanaman katuk dapat dikerjakan seandainya tanaman sudah mencapai umur sekitar 8 – 15 bulan yang dihitung usianya dari proses awal penanaman.

Bagian yang dapat diunduh ialah bagian daun dan juga batang yang masih muda. Untuk pemanenannya dengan cara memotong bagian tanaman dengan menyisakan sekitar 50-60 cm, panen tanaman daun katuk boleh dikerjakan berulang ulang hingga umur tanaman mencapai 3 tahun.

Manfaat daun katuk bagi kesehatan

Manfaat daun katuk bagi kesehatan

Di antara beberapa manfaat daun katuk yang paling popular yakni untuk memperlancar ASIbagi ibu menyusui. Namun di samping manfaat untuk memperlancar asi terdapat banyak manfaat daun katuk bagi kesehatan, di antaranya :

Mencegah obesitas

Obesitas merupakan gangguan kesehatan ketika penderitanya mengalami berat badan berlebih yang diakibatkan penumpukan jaringan lemak di dalam tubuh.

Dalam sebuah studi dijelaskan bahwa mengkonsumsi ekstrak daun katuk mampu mengurangi pembentukan jaringan lemak, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mencegah obesitas.

Mengobati flu

Di dalam daun katuk terkandung antioksidan yang tinggi sehingga kandungan ini dapat berperan penting untuk meredakan flu serta menyembuhkan demam. Selain itu daun ini juga kaya akan vitamin C sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh, membentuk kolagen hingga mengatur kadar kolesterol,

Menurunkan kadar gula darah

Manfaat daun katuk lainnya yaitu menurunkan kadar gula darah serta menjaganya tetap stabil. Sehingga mengkonsumsi daun katuk bisa menghindarkan tubuh dari resiko penyakit diabetes.

Mencegah osteoporosis

Osteoporosis adalah sebuah kondisi berkurangnya kepadatan tulang, sehingga dpat menimbulkan tulang keropos lalu mudah patah. Salah satu alternative untuk mencegahnya yakni dengan mengkonsumsi daun katuk.

Sebab dalam daun katuk terdapat kandungan kalsium dan zat besi yang berfungsi untuk menguatkan tulang sehingga dapat mencegah osteoporosis. Selain itu kandungan tersebut juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi agar tetap kuat.

Mengatasi peradangan

Kandungan zat antiradang pada daun katuk dapat mengurangi peradangan. Peradangan merupakan respons alami oleh tubuh terhadap infeksi atau cedera yang akan membaik dengan sendirinya.

Namun setiap manusia tidak sama, terkadang peradangan ini bisa terjadi dalam waktu lama. Apabila dibiarkan kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya masalah kesehatan, seperti penyakit jantung dan kanker.

Memperlancar ASI

Memperlancar ASI

Manfaat daun katuk yang paling familiar yakni memperlancar produksi Air Susu Ibu (ASI). Adanya kandungan kimia sterol inhalasi pada daun katuk mampu memberikan efek hormonal yang memperlancar produksi susu.

Di samping itu, daun katuk juga mengandung sebanyak asam amino, vitamin B, vitamin C, zat besi dan fosfor yang mempunyai peran penting dalam mehaluskan tekstur asi. Sehingga daun katuk sangat pas dimakan bagi wanita hamil atau menyusui.

Namun, daun katuk bukanlah satu-satunya metode untuk memperbanyak ASI. Untuk melancarkan produksi ASI, ibu menyusui perlu mencukupi keperluan nutrisi dengan mengonsumsi makanan bergizi stabil dan meminum air putih, mencukupi waktu istirahat, serta menurunkan stres.

Meningkatkan imunitas tubuh

Daun katuk punya beragam vitamin C, vitamin A, dan antioksidan yang bagus untuk menguatkan sistem imunitas dan antibiotik tubuh. Selain itu, dalam beberapa riset juga menunjukkan bahwa ekstrak daun katuk mempunyai sifat antibakteri dan antijamur.

Previous

Cara Menanam Merica Di Halaman Rumah Agar Berbuah Lebat

Cara Menanam Dan Merawat Kaktus Untuk Hiasan Rumah

Next

Leave a Comment