Cara Menanam Labu Siam di Halaman Agar Berbuah Lebat

| |

Cara Menanam Labu Siam di Halaman Agar Berbuah Lebat – Labu siam adalah jenis tumbuhan yang dapat dikonsumsi buah serta pucuk mudanya. Cirri tumbuhan ini adalah merambat di tanah atau agak memanjat, buahnya menggantung dari tangkai.

Daun dari tanaman ini berbentuk mirip sgitiga serta terdapat bulu halus pada permukaannya.

Buah dari tanaman ini sudah menyebar ke seluruh dunia, namun Negara pengekspor utamanya adalah costa rica. Di Indonesia sendiri sayuran ini tergolong sayuran sekunder namun keberadaannya mudah dijumpai di pasar dan pedagang sayur.

Cara Menanam Labu Siam di Halaman

 

 

Labu siam ini bisa diolah menjadi sayur bening, bobor atau dijadikan rawon atau soto sebagai pengganti daging. Selain itu tanaman ini juga bisa dijadikan sayuran untuk pendamping sambal terasi atau pecel.

Selain rasanya yang lembut dan segar, di dalam sayuran ini terdapat banyak nutrisi di antaranya vitamin c dan b kompleks, asam folat, fosfor, zat besi, seng, mangan, tembaga.

Agar dapat memperoleh nutrisi dari labu siam banyak orang menanam tanaman ini di halaman rumah. Sebab selain dapat menghemat uang belanja untuk membeli sayur juga dapat menjadi peneduh halaman. Berikut cara menanam labu siam di halaman :

Cara Budidaya Labu Air (Blonceng) dengan Mudah

Persiapan lahan

Langkah pertama yang wajib dikerjakan ialah menentukan lahan tanam yang bagus, supaya perkembangan tanaman dapat normal dan sehat.

Lahan yang bagus, wajib memenuhi beberapa kriteria berikut:

  • Terpapar terik matahari minimal 8 jam dalam satu hari.
  • Memiliki kandungan unsur hara cukup.
  • Dekat dengan sumber air.

Jika sudah mendapati lahan sesuai kriteria, lakukan pembersihan dari tanaman pengganggu.

Pembibitan

Untuk mendapatkan bibit labu siam bisa langsung membeli di toko pertanian atau bisa melakukan pembibitan sendiri dengan menggambil biji labu siam yang sudah tua. Lakukan langkah berikut :

  • Pilih biji dari buah yang telah matang atau hampir busuk dari buah berukuran normal hingga besar.
  • Cuci bersih biji labu siam selanjutnya jemur langsung dari ¬†matahari kira-kira 3 jam.
  • Setelah kering, biji dapat disimpan pada wadah di tempat yang sejuk dan teduh.

Penggemburan tanah

Selanjutnya cara menanam labu siam di halaman adalah penggemburan tanah. Hal ini dikerjakan supaya akar tanaman labu siam nantinya dapat tumbuh menyebar dan mudah menyerap nutrisi dari dalam tanah.

Manfaat lain dari melakukan penggemburan yakni dapat meratakan kandungan unsur hara di dalam tanah. Dapat memakai cangkul atau mesin bajak dalam melakukan penggemburan ini.

Pemberian pupuk dasar

Apabila tanah sudah digemburkan maka cara menanam labu siam di rumah selanjutnya adalah pemupukan. Hal ini berfungsi untuk menambah kandungan nutrisi dalam tanah. Pupuk bisa menggunakan pupuk kandang atau organic.

Selain itu,  bisa juga menambahkan pupuk npk jika penanaman dikerjakan di musim kemarau.

Proses penanaman

Untuk proses penanaman pada cara menanam labu siam di halaman adalah berikut ini :

  • Siapkan tanah humus, selanjutnya ayak supaya bebas dari kerikil.
  • Masukkan tanah yang telah diayak ke dalam plastik polybag kecil dan tata pada suatu wadah.
  • Lakukan penyiraman pada tanah sebelum biji ditanam.
  • Buat lubang kecil berukuran biji dengan kedalaman sekitar 1 sentimer.
  • Masukkan biji ke dalam polybag dan tutup dengan taburan tanah tipis di sebelah atasnya.
  • Setelah itu, tempatkan pada lokasi yang sejuk dan dapat menghindari terik matahari langsung.

Perawatan benih

Setelah benih ditanam maka juga perlu perawatan, hal ini dilakukan supaya dalam cara menanam labu siam di halaman agar berbuah lebat. Lakukan hal berikut :

  • Pindah polybag ke tempat yang terkena terik matahari langsung supaya batang tanaman kuat.
  • Lakukan penyiraman pada benih 1-2 kali sehari.
  • Gunakan campuran pupuk organik cair saat menyiram supaya benih tumbuh subur dan segera berkembang.
  • Setelah 1 minggu benih sudah siap ditempatkan ke bedengan. Ciri khususnya adalah muncul daun ketiga.

Proses penanaman

Setelah bibit labu siam berusia seminggu atau lebih maka pindahkan bibit ke lahan yang akan ditanami.

Perhatikan banyak hal penting berikut ini dalam cara menanam labu siam yang bagus dan benar:

  • Sirami lahan supaya basah sebelumnya.
  • Buat lubang tanam dengan kedalaman sekitar 10 sentimeter.
  • Sirami lubang dengan insektisida dan fungisida supaya menghindari serangan serangga dan jamur pada akar.
  • Lakukan pemindahan bibit di waktu sore hari untuk menghindari tanaman layu diterik siang.
  • Usahakan penanaman bibit selesai dalam satu waktu.
  • Segera ganti bibit yang mati atau perkembangannya tidak normal.

Perawatan

Tanaman labu siam perlu diberikan perawatan supaya tumbuh dengan baik, caranya dengan:

  • Melakukan penyiraman rutin.
  • Melakukan pemupukan susulan.
  • Pemberian ajir untuk rambatan.

Pengendalian hama penyakit

Umumnya terdapat beberapa hama dan tipe penyakit tanaman yang umumnya menyerang tanaman labu siam. Hama dan penyakit tersebut diantaranya ialah :

Cara Mudah Menanam Brokoli Di Pot Supaya Subur

  • Ulat grayak

Pengganggu dalam cara menanam labu siam di halaman agar berbuah lebat salah satunya yaitu ulat grayak. Jenis ulat grayak merupakan tipe hama yang sangat sudah kerap diderita tanaman ini.

Ulat yang mempunyai nama latin spodoptera litura ini umumnya akan mengkonsumsi daun labu sehingga hanya tertinggal tulang dari daunnya saja.

Ketika siang hari ulat grayak ini umumnya akan menyembunyikan diri di bawah tanah lalu melakukan penyerangannya pada malam hari. untuk menghilangkan hama ulat ini, lakukan pembersihan gulma. Kemudian lakukan penyemprotan juga pembasmi hama azodrin sejumlah 2 cc/l.

  • Kepik

Hama lain yang sudah kerap diderita tanaman labu ialah kepik atau nama latinnya ialah leptoglossus australis. Jenis hama kepik ini menyerang dengan cara menusuk buah sehingga terdapat lubang kecil yang dapat dimasuki cendawan ketika terguyur air hujan.

Hal ini akan sangat berpengaruh pada kualitas buah dimana labu siam akan menjadi lembek dan mudah busuk. Untuk menghilangkan hama kepik dapat dilakukan menyemprotkan larutan azodrin dengan jumlah yang sama seperti pengendalian hama ulat grayak.

  • Daun layu

Tanaman labu siam selain sering diserang hama di atas juga sangat berpotensi diserang penyakit tanaman. Penyakit layu ialah contohnya. Penyakit layu ini umumnya ditimbulkan oleh cendawan fusarium sp yang menginfeksi bibit baru atau tanaman labu siam yang masih muda.

Akibatnya, daun akan secara secara pelan layu, mengerut lalu menjadi kering. Bersihkan dan singkirkan tanaman yang terserang penyakit ini supaya tanaman lain tidak tertular.

Kemudian pemilik bisa juga menyemprot seluruh daun tanaman dan batang serta tanah bekas tanaman yang terserang penyakit ini dengan benlate sejumlah 2 g/l.

Pemanenan

Setelah serangkaian tahap penanaman dan perawatan serta pengendalian hama dari tanaman labu siam, kini memasuki tahap pemanenan.

Umumnya, labu siam ini akan siap diunduh tahap pertama pada usianya yang mencapai 3 hingga lima bulan setelah penanaman. Untuk cara memanennya, dapat memakai pisau untuk memotong labu siam dari tangkainya.

Pastikan buah tidak terjatuh karena labu siam mempunyai kulit lembut sehingga mudah lecet dimana akan sangat menurunkan kualitas dan mutu dari labu siam.

Setelah melakukan panen pertama, dapat melakukan panen berikutnya setiap seminggu sekali. Masa produktifitas tanaman labu siam ialah sekitar 3 sampai 4 tahun. Setelah itu, dapat melakukan penanaman baru jika ingin mempunyainya kembali.

Previous

Cara Menanam Papaya di Pot Agar Berbuah Lebat

Panduan Lengkap Menanam Bunga Tulip di Daerah Tropis

Next

Leave a Comment