Cara Menanam Pisang Yang Baik Dengan Hasil Melimpah

| |

Cara Menanam Pisang Yang Baik Dengan Hasil Melimpah – Pisang merupakan tumbuhan yang memiliki buah dengan kulit berwarna kuning apabila telah matang. Namun ada juga beberapa jenis berwarna jingga, merah, hijau, ungu bahkan jampir hitam pada kulitnya. Buah ini merupakan sumber energy karbohidrat serta mineral terutama kalium.

Negara – Negara pengekspor utama pisang adalah Indonesia, Kepulauan Pacific, Negara – Negara Amerika Tengah dan Brasil. Pohon pisang tergolong dalam pohon seribu manfaat, mulai dari batang pohonnya, buah, daun serta jantungnya dapat dimanfaatkan.

Cara Menanam Pisang

cara menanam pisang

Pada bagian batang atau disebut dengan debog oleh anak – anak di Jawa banyak dijadikan sebagai perahu – perahunan oleh anak – anak di daerah perkampungan. Lain halnya di Amerika, debog ini memiliki nilai jual tinggi, sebab batang ini memiliki banyak manfaat serta kandungan nutrisi.

Bagian daunnya dimanfaatkan sebagai pembungkus aneka olahan masakan, sebab pembungkus dengan daun pisang lebih sehat karena tanpa bahan kimia. Selain itu jika makanan dibungkus dengan daun pisang akan menghasilkan aroma lebih segar.

Buah pisang masak bisa dijadikan buah dengan langsung dimakan atau bisa juga diolah menjadi beraneka macam olahan seperti bolu pisang, getuk pisang, pisang goreng dan lain sebagainya. Berikut adalah langkah budidaya pisang :

Inilah Rahasia Budidaya Nanas Di Rumah Agar Berbuah Besar

Syarat tumbuh

Sebelum mulai cara menanam pisang yang baik, penting untuk menyiapkan lahan yang cocok bagi perkembangan pisang. Berikut 5 syarat pokok lahan tanam pisang:

  • Pisang dapat tumbuh baik di daerah tropis, dimana sumber terik matahari dan air hujan cukup.
  • Curah hujan di antara 1.500 mm/tahun hingga 3.000 mm/tahun.
  • Pohon pisang baik ditanam pada lahan dataran rendah sampai dataran tinggi dengan ketinggian maksimal 2500 mdpl.
  • Tingkat keasaman tanah netral.
  • Diutamakan lahan gembur serta banyak humus.
  • Tanaman pisang bisa tumbuh diatas hampir semua tipe tanah. Namun tipe tanah paling cocok ialah tanah bertekstur liat seperti aluvial, banyak terkandung kalsium dan bahan organik.

Persiapan bibit tanaman pisang

Bibit mempunyai peran penting dalam cara menanam pisang agar subur. Untuk memperoleh hasil maksimal selalu gunakan bibit yang bebas dari penyakit.

Kalau bisa dapatkan bibit varietas unggul dari lembaga mempunyai reputasi. Terdapat 3 tipe bibit untuk budidaya pisang, yakni berupa anakan, bonggol dan hasil kultur jaringan.

Untuk bibit anakan merupakan bibit yang diambil dari tanaman pisang sudah mempunyai tunas atau anak. Anak tersebut dipisahkan dari tanaman pisang sudah dewasa dan sehat.

Bibit bonggol diperolehkan dari bonggol pisang yang sudah diunduh. Bongkar pohon tersebut lalu diambil bonggolnya (bagian pangkal bawah).

Bonggol dibersihkan, akarnya dipapas tanpa merusak tunas. Kemudian dibelah-belah lagi seukuran mata tunas, atau sekitar 10x10x10 cm. Kemudian potongan bonggol ditanam di media tanam. Bibit dari bonggol siap dipakai untuk budidaya pisang setelah tumbuh 3-4 bulan.

Kultur jaringan merupakan teknologi untuk memperbanyak tanaman yang dikerjakan di laboratorium. Bibit dari kultur jaringan ini umumnya dapat terlepas dari segala penyakit dan bisa diadakan dalam jumlah banyak.

Ukuran bibit juga seragam sehingga pengaturan waktu panen akan cepat dikerjakan.

Persiapan lahan tanam pisang

Setelah  memperoleh bibit pisang bagus, maka langkah kemudian dalam cara menanam pisang yang baik yakni wajib melakukan persiapan lahan untuk budidaya pisang. Dalam melakukan persiapan lahan untuk budidaya pisang, wajib melakukan kegiatan berikut ini :

  • Bersihkan gulma pada lahan pisang supaya tak mengacau perkembangan tanaman pisang.
  • Bajak atau cangkul lahan supaya tercipta kondisi media perakaran yang mampu mendukung perkembangan tanaman secara optimal dan perkembangan mikroorganisme tanah.
  • Berikan pupuk pisang dengan manaburkan pupuk kandang.
  • Buat lubang tanam dengan diameter 30x30x40 cm dan atur jarak tanam antar tanaman supaya tidak terlalu rapat, yakni sekitar 3×3 m. Dengan jarak tanam pisang ideal akan mengefektifkan penyerapan nutrisi yang dikasihkan.
  • Buat saluran drainase di sekitar lubang tanam supaya saat hujan lahan tidak tergenang air.

Proses penanaman pisang

proses penanaman pisang

Setelah lahan dan bibit siap, maka cara menanam pisang agar subur setelah itu ialah memindahkan tunas pisang pada lubang tanam. Sebaiknya untuk memulai proses tanaman saat musim penghujan yakni sekitar bulan September atau Oktober supaya tunas cukup pasokan air.

Masukkan tunas ke lubang tanam, setelah itu tutup kembali dengan tanah. Pastikan posisinya tegak supaya sangat sulit roboh ketika terkena angin atau hujan.

Perawatan

Pada cara menanam pisang yang baik diperlukan juga perawatan antara lain pemupukan, pengendalian gulma, penjarangan anakan, pembrongsongan tandan pisang.

Pemupukan

Langkah pemupukan dalam cara menanam pisang agar subur dikerjakan setiap 3 bulan sekali. Lakukan pemupukan dengan menggunakan cara memasukkannya pada lubang tugal dengan jarak sekitar 50 cm dari tanaman. Berikut tahapan pemupukan yang rekomendasi:

  • Pemupukan pertama dikerjakan 1-2 bulan setelah penanaman. Pupuk disediakan per rumpun tanaman pisang dosis pupuknya urea: 100 gram, sp36: 100 gram, kcl: 100 gram.
  • Selanjutnya pemupukan ke-2 dikerjakan pada bulan ke 3-4. Untuk dosis gunakan urea: 100 gram, sp36: 100 gram, kcl: 100 gram.
  • Untuk pemupukan ke-3 dikerjakan pada bulan ke 6-7. Dosisnya urea:150 gram, kcl: 200 gram.
  • Terakhir pemupukan ke-4 dikerjakan pad abulan ke 9-10. Dosisnya urea: 150 gram, kcl: 200 gram.

Penyiangan terhadap gulma

Di awal perkembangan, sekitar 3 bulan pertama, lakukan penyiangan gulma lebih sering. Karena gulma akan berebut nutrisi dengan tanaman yang relatif kurang kuat.

Apabila pohon telah berusia diatas lima bulan, maka penyiangan gulma akan lebih jarang karena kanopi tanaman akan menutup area sekitar tanaman sehingga perkembangan gulma terhambat.

Penyiangan gulma dapat dikerjakan secara manual, tetapi seandainya lahan budidayanya luas dapat memakai herbisida.

Penjarangan anakan

Terdapat dua fungsi penjarangan anakan, yakni untuk penyediaan bibit dan untuk membudidayakan tanaman induk supaya berbuah maksimal. Upayakan pada satu rumpun tanaman pisang maksimal hanya ada 3 tanaman.

Khusus untuk tanaman pisang cavendish ada baiknya dalam satu rumpun hanya ada 2 pohon, meliputi satu pohon induk dan satu anakan.

Perlu diketahui bahwa tidak setiap tunas yang tumbuh bisa dijadikan anakan untuk pembibitan. Jumlah anakan yang dapat diambil dalam satu berdasarkan dari populasi rumpun.

Misalnya, bila satu rumpun ada 3 pohon memiliki satu pohon induk dan dua anakan dewasa maka tunas dapat diambil untuk dijadikan bibit hanya satu.

Bila satu rumpun ada 2 pohon meliputi satu induk dan satu anakan dewasa maka bisa diambil maksimal 2 tunas untuk pembibitan.

Cirri anakan yang dapat dipilih untuk pembibitan adalah :

  • Pilihlah tunas berasal dari pohon induk tidak dari anakan dewasa.  Tunas yang diambil dari anakan dewasa perkembangannya tidak baik, mudah terjangkit penyakit dan bahkan bisa mati bujang.
  • Tinggi tunas 20-40 cm.
  • Bentuk bonggol besar ke bawah.
  • Terlihat sehat, kuncup daun baik.

Cara Mudah Budidaya Matoa Agar Cepat Berbuah Lebat

Pembrongsongan tandan

Langkah pembrongsongan atau pembungkusan tandan dikerjakan sebelum pisnag pertama membuka, jantung sudah mulai merunduk tetapi belum mekar. Gunakan pembungkus dari plastik khusus  heigrow berwarna biru atau kantong plastik yang terkandung insektisida.

Tujuan pembungkusan untuk menghindarkan buah pisang mengidap hama dan penyakit.

Pohon yang berbuah banyak atau tandannya panjang hendanya ditopang dengan bambu atau penopang lain. Tujuannya supaya tanaman tidak roboh sebelum diunduh.

Pengendalian hama pohon pisang

pengendalian hama pohon pisang

Ada banyak jenis hama yang dapat menyerang tanaman pisang, berikut ada dijelaskan beberapa hama pada tanaman pisang di antaranya adalah :

Nematode

Hama pada tanaman pisang pertama yaitu nematoda akan menjadi pemicu kerusakan pada akar seperti, luka dan bengkak serta bisa mengusik metabolisme tanaman tersebut. Tingkat serangan tinggi akan menjadi pemicu perkembangan tanaman pisang menjadi kerdil.

Ulat penggulung daun pisang

Binatang ulat penggulung daun pisang merupakan ulat yang mempunyai warna hijau diselubungi oleh lapisan  lilin berwarna putih.

Dengan adanya hama tanaman pisang ini pohon yang menderita akan masih terlihat rusak, sobek-sobek dan bahkan menjadi pemicu daun pisang tinggal induknya saja.

Uret

Larva uret adalah hama tanaman pisang tak berkaki dan berwana putih akan hudup di bonggol serta akan mengkonsumsi dan menggeret bonggol sampai bagaian tengah batang.

Ulat buah pisang

Jenis  hama ulat buah pisang ini akan menyerang  serta merusak kulit pada bakal buah. Kulit buah akan timbul totol-totol mempunyai warna cokelat atau bitnik-bintik dengan warna kombinasi tersebut.

Lalat buah pisang

Cara hama pohon pisang lalat buah merusak buah pisang yakni  dengan  melubangi bagian telur pada buah sehingga buah akan menjadi busuk, diakibatkan lubang larva pada buah terinveksi bakteri dan jamur.

Ngengat

Serangan hama pohon pisang ulat ngengat dapat mengakibatkan kerusakan dengan mengkonsumsi protein pada daun pisang. Kerusakan juga dapat terus berlangsung selama berminggu-minggu.

Kumbang penggerek bonggol pisang

Sedangkan serangan hama pohon pisang kumbang mengganggu nutrisi pada bonggol pisang dan akan dapat memicu kekerdilan pada tanaman, pematangan buah tertunda, ukuran buah kecil, dan menyebbakan patahnya batang dari pohon pisang.

Penyakit yang menyerang pohon pisang

Tidak hanya hama saja yang sering menyerang tanaman pisang ini, melainkan penyakit juga sering menyerangnya, di antaranya :

Bercak daun

Untuk serangan penyakit pada tanaman pisang ini ditimbulkan oleh mycosphaerella musicola mulder. Pada serangan ini dapat mengakibatkan kerugian besar karena buah pisang mengalami kematangan belum waktunya.

Kerdil pisang

Penyakit pada tanaman pisang ini termasuk dalam penyakit yang sebagian besar cukup sulit untuk diberantas. Penyakit ini disebabkan oleh virus banna bunchy top virus (bbtv).

Tanaman yang menderita penyakit ini pastinya akan mengalami perkembangan sangat lambat. Serta membuat daun menjadi rapuh dan mudah patah.

Layu fusarium

Jenis penyakit layu fusarium sering disebut penyakit pada tanaman pisang fusarium oxysporum f. Sp cubense (foc). Peyakit ini bersifat menular melalui tanah dan menyerang akar masuk kedalam bonggol pisang.

Cara kerja dari penyakit ini yakni jamur merusak pembuluh sehingga didalam bonggol  tanaman layu dan akhirnya mati.

Layu bakteri

Apabila tanaman terkena jenis penyakit tanaman pisang ini dapat menjadi pemicu daun menguning, serta pelepah menjadi layu, dan terjadi perubahan warna pada bonggol. Lalu tanaman dapat meninggal karena bonggol dan akar membusuk.

Pembuluh jawa

Tanda pohon terserang jenis penyakit tanaman pisang ini yakni perkembangan pupus menjadi sangat lambat, bahkan bisa terhenti. Setelah itu upih pada daun sebelah luar terbelah membujur dan membuat daun mudah rusak atau layu.

Gejala ini bisa dilihat bila akar tinggal dipotong yaitu akan masih terlihat bekas-bekas pembuluh mengelurakan cairan berwarna.

Penyakit darah

Kebanyakan penyakit darah ini ditimbulkan oleh bakteri pantogen pada tanaman, disebut ralstonia solanacearum ras 2, p. Celebensis atau banana blood disease (bdb).

Gejala pada penyakit ini yakni terjadinya penguningan daun pada daun yang sudah membuka penuh. Jika pada tanaman dewasa pangkal daun akan patah sehingga daun menggantung di sekitar batang.

Cara Mudah Menanam Strawberry Agar Berbuah Melimpah

Pencegahan penyakit pada tanaman pisang

Tanaman pisang yang terserang penyakit umumnya akan mengalami kematian. Cara mengatasi penyakit tanaman pisang agar terhindar dari hama pisang lebih rumit antara lain dengan membongkar tanaman sakit.

Kemudian tanah bekas tanaman tersebut disiram dengan fungisida. Adapun cara mengatasi penyakit tanaman pisang antara lain:

  • Menanam tanaman pisang tahan layu fusarium.
  • Hindari membawa bibit dari daerah yang pernah menderita penyakit.
  • Selektifnya dalam menentukan alat pertanian selektif. Ketika alat tersebut sudah dipakai untuk membongkar tanaman yang sakit sebisa mungkin harap dicuci dahulu dengan fungisida.
  • Memperbaiki rotasi tanaman dapat membantu penyebaran penyakit penyerang tanaman pisang.
  • Memanfaatkan musuh alami seperti agens antagonis tumbuhan yang bisa berperan menekan populasi atau aktivitas pantogen tumbuhan.

Usia panen tanaman pisangusia panen pisang

Umur panen buah pisang sebetulnya bergantung pada tujuan pasar atau distribusi. Untuk tujuan ekspor buah wajib diunduh sangat cepat.

Namun secara biasa buah pisang diunduh pada tingkat kematangan 3/4 untuk pasar ekspor, dan untuk pasar lokal bisa diunduh pada tingkat kematangan penuh.

Kalau dilihat dari umur buah pisang bisa diunduh sekitar 3-4 bulan dihitung semenjak bunga mekar. Ciri-ciri buah yang telah siap diunduh bentuknya bulat, tidak ada lipatan sudut tajam.

Bunga yang ada pada ujung buah sudah mengering dan mudah dipatahkan. Warna kulit berubah dari hijau tua menjadi hijau muda dan daun bendera pada tanaman sudah mengering.

Hal yang perlu untuk ingat, jangan sampai buah pisnag jatuh saat diunduh. Tebang pohon pisang kurang lebih dua pertiga dari atas tanah. Tiriskan getah yang menetes dari tandan.

Previous

Cara Menanam Bunga Lotus Seroja Dan Khasiatnya Bagi Kesehatan

Cara Menanam Kunyit Di Pot Agar Tumbuh Subur

Next

Leave a Comment